• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Soal Perppu KPK, Romli Atmasasmita: Sabar, Jangan Desak Jokowi

14 October
10:04 2019
1 Votes (3)

KBRN, Jakarta : Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Prof Dr Romli Atmasasmita mengatakan bahwa semua pihak harus sabar menunggu dan jangan terlalu mendesak Presiden Joko Widodo untuk menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sabar harus menunggu sampai nanti Jokowi mengundangkan nomornya sudah diletakkan lembaran negara. Nah baru uji materi," katanya kepada RRI, Senin (14/10/2019).

Ia mengatakan yang mengajukan judicial review nantinya harus mengerti apa saja yang akan dipaparkan ketika uji materi. Semuanya, kata dia, harus dilihat dari sisi normatif.

"Kalau menurut aturannya salah satu jalur konstitusional untuk menguji UU ke MK, karena MK disediakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan UUD. Sekarang persoalannya kalau betul ada uji materi, pemohon harus menjelaskan pertama kerugian konstutisionalnya dimana, kerugian konstutisional banyak kan mulai bab 1 sampe 10 A mungkin. Jadi harus dilihat secara normatif," ujarnya.

Romli juga menyampaikan mahasiswa yang mengerti pasti akan mengajukan judicial review bukan hanya menciptakan kegaduhan. Untuk itu ia berharap agar semua pihak selalu kondusif.

"Demokrasi kita ini demokrasi modern, demokrasi yang menghendaki keteraturan, bukan demokrasi yang menimbulkan keos. Mahasiswa semua mengerti, silakan ajukan judicila review, kalau tidak paham ya demo, demo itu kan menekan pemerintah tapi ya dengan cara tertib," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00