• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Pasca Kebakaran Asrama Brimob Padang Panjang, Keluarga Bhayangkari Diungsikan

10 October
23:37 2019
1 Votes (1)

KBRN, Bukittinggi : Pasca terbakar, Asrama Brimob Datasemen B di Padang Panjang, akan dibangun kembali oleh Kepolisian Daerah Sumatera Barat, sementara itu keluarga Bhayangkari diungsikan

Kapolda Sumatera Barat Irjen Polisi Fakhrizal, saat meninjau lokasi Asrama Brimob yang terbakar, Kamis (10/10/2019), mengungkapkan, pembangunan kembali asrama itu direncanakan pada lokasi yang dihibahkan Pemerintah Kota Padang Panjang.

“Rencana itu sudah bicarakan dengan Pemko Padang Panjang dan Komandan Satuan Brimob Datasemen B, ditargetkan rumah dinas yang hangus terbakar sebanyak 10 petak dan 2 rumah terdampak itu segera dibangun, sehingga dapat dimanfaatkan kembali oleh para anggota Brimob beserta keluarga,” terangnya.

Menurut Fakhrizal, untuk keluarga personel yang terdampak musibah kebakaran sementara diungsikan di Aula Mako Brimob. Sebagian lagi, juga ditampung langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang.

“Sementara waktu Bhayangkari dan anak-anak yang terkena musibah kebakaran sudah ditampung. Ada sebagian dengan Pak Wakil Wali Kota. Kita bantu pengungsiannya semua, dan termasuk bantuan untuk meringankan anak-anak kita itu juga sudah disiapkan,” jelasnya.

Sambil menunggu proses pembangunan rumah dinas sambung Fakhrizal, pihak Polda Sumbar secepatnya mengurus semua administrasi bagi keluarga personel yang terdampak kebakaran.

“Menjelang rumah ini jadi, semua kita urus untuk secepatnya. Tadi saya juga langsung memberikan bantuan kepada anggota yang menjadi korban,” ujarnya.

Fakhrizal meminta kepada personel Brimob yang bertugas di Papua dan rumahnya terdampak kebakaran jangan risau. Tetap jalankan tugas sebagaimana semestinya dan untuk keluarga telah ditangani bersama.

“Ada tujuh personel yang bertugas di Papua, semua berjalan saja tidak mengganggu pekerjaan (di Papua). Anak dan istri kita yang urus semuanya,” tukasnya.

Sebelumnya, Kebakaran melanda Asrama Brimob Datasemen B di Kota Padang Panjang, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (9/10/2019) sore kemaren. Api berkobar dan menghanguskan 10 unit rumah yang dihuni para personel Brimob beserta keluarga.

Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariyadi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab api hingga menimbulkan kebakaran. Namun dugaan sementara, api berawal dari rumah bagian tengah blok Asrama Brimob.

“Dalam penyelidikan kebakaran ini dilakukan koordinasi dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Medan,” jelasnya.

Sugeng Hariyadi menambahkan, di blok asrama tersebut terdapat 12 unit rumah dinas personel Brimob. Namun, untuk yang terdampak parah dalam kebakaran ada 10 unit rumah dengan 11 kepala keluarga (KK).

"Totalnya 12 rumah di blok, tapi yang berisi hanya 11 rumah. 2 rumah bisa selamat tapi 10 rumah habis semua, karena satu deret. Jadi ada 11 KK yang tinggal di blok sana," imbuhnya.

Menurut Sugeng Hariyadi, sebagaian personel yang tinggal di blok asrama itu tidak berada di rumah. Beberapa personel Brimob sedang menjalankan tugas ke Papua namun yang tinggal hanya istri dan anak-anaknya.

"Pasca bencana kebakaran ini, untuk keluarga personel yang terdampak kami ungsikan di aula Mako Brimob. Kami data lagi untuk keluarga anggota yang jadi korban ini. Bantuan sudah diberikan dari pemerintah kota melalui dinas sosial, seperti bantuan pangan dan selimut," tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00