• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Jokowi Perintahkan Polisi-BIN-TNI Usut Jaringan Teroris dan Perketat Keamanan Pejabat Negara

10 October
17:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Presiden Joko Widodo menjenguk langsung Menkopolhukam Wiranto yang tengah dirawat di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Kamis (10/10/19). 

Dengan didampingi Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Presiden menjenguk Wiranto sekitar 20 menit lamanya. 

Usai menjenguk Wiranto, Presiden menyampaikan, bahwa dirinya memerintahkan Kapolri, BIN, dengan dibantu TNI untuk mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap Menkopolhukam Wiranto. Tak hanya itu, Kepala Negara juga memerintahkan agar seluruh pejabat negara dapat diberikan pengamanan yang lebih baik lagi ke depannya.

"Dan saya juga tadi siang saya langsung perintahkan Kapolri, KABIN, didukung TNI untuk mengusut tuntas dan menindak tegas, terhadap pelaku dan seluruh jaringan yang terkait dengan peristiwa tadi siang," ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga mengajak kepada seluruh masyarakat dan rakyat Indonesia untuk bersama-sama memerangi radikalisme dan terorisme di Tanah Air.

"Dan kepada seluruh masyarakat Indonesia, rakyat Indonesia, kami mengajak bersama-sama untuk memerangi radikalisme, memerangi terorisme di Tanah Air. Hanya dengan upaya bersama, terorisme dan radikalisme bisa kita selesaikan dan kita berantas dari negara yang kita cintai ini," pungkas Jokowi. 
 
Menkopolhukam Wiranto saat ini masih dalam proses operasi di salah satu ruang perawatan di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat. Wiranto ditusuk di perut bagian kiri dengan menggunakan senjata tajam oleh teroris, berinisial FA dan SA. Mantan Panglima TNI itu sempat mendapat perawatan di IGD RSUD Berkah Pandeglang bersama dengan Kapolsek dan salah satu orang ajudannya. Wiranto langsung dibawa ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta untuk mendapat perawatan lebih intensif lagi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00