• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Atasi Banjir Melong, Pemprov Jabar Kucurkan Dana 77 Milyar Kepada Kabupaten Bandung

9 October
19:54 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Masalah banjir Melong hingga saat ini belum dapat diatasi oleh pemerintah, padahal musim hujan sudah diambang pintu dan sering membuat warga resah.

Namun demikian pemerintah kota Cimahi terus mengupayakan agar masalah tersebut bisa segera diatasi, bahkan  masalah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dengan perwakilan pemerintah kota Bandung dan pemerintah kabupaten Bandung, diruang rapat sekda Kota Cimahi di Komplek Gedung A Komplek Perkantoran Pemkot Jalan Raden Demang Harjakusumah Cibabat Kota Cimahi, Rabu (9/10/2019).

Sekda Kota Cimahi Dikdik Suratno Kepada RRI mengatakan, pengentasan banjir Melong tidak dapat dilakukan sendiri oleh Pemerintah Kota Cimahi saja, tetapi juga Pemerintah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. 

"Kami mengundang daerah tetangga untuk membahas permasalahan banjir di perbatasan. Mudah-mudahan dengan pertemuan bisa urun rembug menyelesaikannya. Apalagi dengan lintas daerah maka pengentasan banjir perlu difasilitasi oleh pemerintah provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Bahkan menurut Sekda, pemerintah provinsi Jawa Barat juga memiliki kepedulian untuk membantu pengentasan masalah banjir di Melong.

Sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat Linda Al Amiin mengatakan, dalam penyelesaian masalah banjir pemerintah daerah harus bisa membebaskan  lahan,  karena Balai Besar Wilayah Sungai Citarum sudah siap untuk membangun kontruksinya guna melakukan normalisasi sungai Cilember.

"Sesuai target pemerintah pusat, kegiatan normalisasi Sungai Cilember bisa segera dilaksanakan tahun 2020. Pemerinta Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung sudah memiliki anggaran untuk pembebasan lahan, sedang Kabupaten Bandung belum ada sehingga pemerintah provinsi akan membantu biaya pembebasan lahan di Kabupaten Bandung," ujarnya.

Menurut Linda, bantuan pengadaan tanah atau pembebasan lahan itu ada di APBD Provinsi Jawa Barat sebesar 77 milyar rupiah agar proses pengadaan lahan bisa segera tuntas sebab  bila tidak selesai  dana APBN untuk normalisasi anak sungai Citarum itu, bisa beralih ke provinsi lain.


Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman(DPKP) Kota Cimahi M Nur Kuswandana menjelaskan, pembebasan lahan di kota Cimahi berlokasi di Cigugur Tengah dan Melong, diwilayah aliran Sungai Cilember dan Sungai Cibeureum.

"Masalah pembebasan lahan sering terkendala harga sehingga tidak mencapai kesepakatan dengan warga. Oleh karenanya kami mencari opsi penetapan lokasi oleh Gubernur Jabar untuk penetapan lokasinya, namun upaya negosiasi dengan masyarakat terus dilakukan," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi Rini Martini mengakui, penanganan banjir Melong merupakan  masalah pelik dan ia menduga pemerintah selama ini sangat lamban, hanya menjanjikan saat kampanye tapi tidak ada tindak lanjutnya.

"Dengan mengikuti rakor ini  saya  bisa membantu menyampaikan kepada masyarakat, bahwa Pemkot Cimahi tidak diam dan terus berupaya agar masalah itu secepatnya bisa teratasi,"ujarnya.

Dalam kaitan itu, Rini menghimbau kepada masyarakat turut membantu pemerintah agar normalisasi sungai Cilember dan Sungai Cibeureum dapat segera dilakukan dan pengentasan banjir Melong dapat terwujud.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00