• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Tampil di Pekan Kebudayaan Nasional ,Tim Kesenian Jabar Dapat Aplaus

9 October
17:51 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Penampilan kesenian asal Jawa Barat mendapat apresiasi semua undangan yang  hadir, pada acara Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2019 di Istora Gelora Bung Karno Jakarta.

Tim Jawa Barat menampilkan sejumlah kesenian yang sebelumnya ditetapkan sebagai Warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Karya budaya asal Jawa Barat yang lolos sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), seperti  Seni  Benjang, Seni Reak, Seni Domyak, Kesenian Randu Kentir dan Bajidoran.

Pekan Kebudayaan Nasional merupakan ajang penghargaan pemerintah pada pelaku kesenian, budayawan, daerah peduli Kebudayaan serta lainnya untuk kemajuan Kebudayaan Indonesia yang beragam.

"Kesenian-kesenian tersebut ditampilkan secara medley dan diperkenalkan kepada tamu undangan agar mengetahui kesenian asal Jawa Barat," ungkap Kepala Seksi Atraksi Seni, UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat Iwan Gunawan mewakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Dedi Taufik dalam keterangannya, Rabu (9/10/2019).

Ia juga menjelaskan, ada 13 karya budaya Jawa Barat telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTB) Tahun 2019. Ke-13 karya budaya asal Jabar tersebut ditetapkan dalam sidang Penetapan WBTB Indonesia di Hotel Milenium Jakarta Agustus lalu.

Sedangkan ke-13 karya budaya  yang ditetapkan jadi WBTB yakni Badawang, Bajidoran, Blenderan, Benjang, Cingcowong, Domyak, Kawin Cai, Panjang Jimat Kasepuhan Cirebon, Reak Dogdog, Seren Taun Cigugur, Seren Taun Banten Kidul (Kabupaten Sukabumi), Tari Trebang Randu Kintir dan Topeng Banjet.

“Hingga saat ini sudah ada lebih dari 50 karya budaya masyarakat Jabar yang ditetapkan sebagai WBTB. 13 karya budaya yang tetapkan jadi WBTB ada 9 karya budaya tanpa ada catatan, sedangkan 4 karya Budaya lainnya mendapat catatan,”pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00