• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Jaksa Menyapa

Kejaksaan Negeri Tolitoli tetapkan Kadis Transmigrasi Tolitoli Tersangkar Tipikor

9 October
15:31 2019
0 Votes (0)

KBRN,Tolitoli : Setelah melakukan pemeriksaan secara marathon kurang lebih sembilan jam dan mendapatkan dua alat bukti yang cukup,akhirnya penyidik kejaksaan negeri Tolitoli menetapkan kepala dinas Transmigrasi kabupaten Tolitoli JS sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemotongan dana SPPD tahun 2016 hingga 2018.

Penatapan status tersangka yang disandang kepala dinas Transmigrasi kabupaten Tolitoli JS dilakukan setelah tim penyidik kejaksaan negeri Tolitoli memperoleh dua alat bukti yang cukup melalui hasil pemeriksaan terhadap lima puluh orang saksi diinternal dinas Transmigrasi Tolitoli,penetapan status tersebut dilakukan secara marathon kurang lebih sembilan jam terhadap JS tersangka kasus dugaan pemotongan dana surat perintah perjalanan dinas SPPD kurun waktu dari tahun 2016 hingga tahun 2018.

"Penetapan JS sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemotongan dana SPPD tersebut karena yang bersangkutan telah mengambil kebijakan dan keputusan sepihak,dimana kasus itu bermula adanya laporan yang masuk kepihak kejaksaan negeri Tolitoli dan langsung ditindak lanjuti seksi intelejen yang selanjutnya dilimpahkan ketim penyidik pidana khusus PIDSUS,modus yang dilakukan yakni ASN yang melakukan perjalanan dinas keluar daerah menggunakan APBD tahun 2016 hingga 2018 yang melekat pada dinas Transmigrasi dipotong sebesar 7 persen,dimana dana pemotongan tersebut dititipkan melalpui bendahara dan selanjutnya diserahkan kekadis untuk kepentingan operasional kantor,berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi dan pemotongan SPPD selama kurang lebih 3 tahun dana yang terkumpul sementara sebanyak 217 juta rupiah,"ungkap kepala seksi pidana khusus PIDSUS Kejaksaan negeri Tolitoli Rustam Efendi Rabu (9/10/2019 )

Meski ditetapkan sebagai tersangka,namun JS tidak dilakukan penahanan badan sebab selain kooperatif dalam setiap pemeriksaan juga pejabat eselon dua aktif yang menjabat kepala dinas,sebagai konsekwensinya sekertaris daerah selaku ketua BAPERJAKATmenjadi jaminan beserta istri tersangka,guna mempertanggung jawabkan perbuatannya,tersangka dijerat dengan pasal 5 atau pasal 11atau pasal 12b dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00