• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Kemenag Banyumas Bantu 79 Tangki Air Bersih

9 October
11:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banyumas : Kementrian Agama (Kemenag ) Kabupaten Banyumas, tidak hanya menginisiasi doa bersama dan shalat untuk meminta hujan. Namun juga melakukan aksi nyata, dengan memberikan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan air bersih di Banyumas. 

Kepala Kantor Kemenag Banyumas Imam Hidayat mengatakan pihaknya prihatin dengan adanya puluhan desa di Banyumas, yang masyarakatnya mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau. 

Sehingga Kemenag Banyumas turun langsung dengan membantu sebanyak 79 tangki air bersih, kepada puluhan desa di 14 Kecamatan di Banyumas. Kecamatan yang selama ini, mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau diantaranya Kecamatan Tambak, Sumpiuh, Kemranjen, Purwojati, Rawalo dan Jatilawang. 

Pemberian air bersih ini, secara resmi di lepas oleh Imam Hidayat di kantornya Rabu (9/10/2019) pagi. Bantuan air bersih ini, mengandeng BPBD Banyumas untuk menyediakan mobil tangki, personil dan pendistribusian kepada warga yang mengalami kesulitan air bersih. 

Diharapkan pembagian air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan air bersih ini, bisa dilakukan selama satu pekan. 

“ Utamanya pada saat musim kemarau, kita lihat daerah yang kita tuju untuk bantuan air bersih. Merupakan daerah yang sangat- sangat merasakan kekeringan, terutama kebutuhan air minum. Sehingga kita fokuskan lebih kepada pemberian air bersih, dari pada yang lain. Untuk 79 tangki air, kita anggarkan sebanyak Rp11,5 juta,”kata Imam.

Sementara itu, Kepala BPBD Banyumas Ariono Poerwanto mengatakan, sampai hari Rabu terdapat 77  Desa di 19 Kecamatan di  Banyumas yang mengalami kesulitan air bersih.Dengan jumlah tangki air yang telah dilakukan droping mencapai 1.600  atau setara 8 juta liter  air bersih. 

Kesulitan air bersih saat ini, juga dihadapi sejumlah warga di dalam kota Purwokerto, seperti terpantau di Kelurahan Arcawinangun. (RA). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00