• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Festival Perahu Pulau Bawean Bikin Bupati Gresik Kepincut

6 October
17:45 2019
1 Votes (5)

KBRN, Gresik : Parade perahu digelar di Gresik, Jawa Timur dalam rangka meningkatkan daya tarik pariwisata wilayah setempat. Bukan sekadar parade, perahu yang dipertunjukan merupakan khas tradisional Jhukong. Kegiatan ini dikenal dengan nama Festival Pulau Cena yang digelar di Pulau Bawean, Minggu (6/10/2019).

Jhukong dikenal sebagai perahu kecil yang menjadi ikon Pulau Bawean yang digunakan nelayan sekitar wilayah tersebut dalam mencari ikan di laut. Ciri khas perahu ini berbentuk artistik dengan penyeimbang berupa bambu di bagian kanan kiri perahu. Disamping adanya festival ini, pemandangan bawah laut dengan terumbu karang yang masih terjaga, membuat Pulau Cena juga menjadi daya tarik tersendiri sebagai destinasi wisata.

Wakil Bupati Gresik pun mengunjungi festival ini dengan menempuh perjalanan laut sekitar 15 menit dari Pantai Jhembengan, Desa Teluk Jati Dawang, Kecamatan Tambak, Gresik. ia mengaku terkagum-kagum dengan keberadaan Pulau Cena.

“Pulau Bawean punya banyak tempat yang eksotis dengan keindahan alamnya. Ini salah satunya, keindahan Pulau Cena dengan terumbu karangnya yang masih alami. Ditambah lagi airnya yang berwarna biru nan jernih,” ujarnya di lokasi festival, Minggu (6/10/2019).

Ia menambahkan, Pulau Cena sangat cocok disinggahi wisatawan, utamanya wisatawan yang hobi snorkling. Adapun festival perahu ini juga menjadi salah satu alasan dirinya kepincut dengan keindahan Pulau Cena.

“Buat yang hobinya snorkling, pasti sangat suka di tempat ini. Kami harap masyarakat juga saling bekerja sama dalam menjaga dan merawat potensi yang ada," katanya.

Lebih jauh dirinya juga menegaskan komitmen pemerintah daerah yang berupaya untuk menarik minat wisatawa agar berkunjung ke Bawean.

Menurutnya, dengan adanya sinergitas antara masyarakat dan pemerintah setempat, diharapkan nantinya grafik kunjungan wisata di Bawean juga akan meningkat.

“Misalnya saja, ada produk unggulan yang bisa di buat oleh masyarakat dan bisa dijual kepada wisatawan. Bisa berupa kuliner ataupun souvenir. Kami juga melakukan pengukuhan Jhukong sebagai ikon nelayan Pulau Bawean agar dikukuhkan di UNESCO," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00