• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Pemkab Karanganyar Gelar Festival Pengantin Nusantara 2019 di De Tjolomadoe

6 October
07:19 2019
0 Votes (0)

KBRN Karanganyar : Dinas  Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemkab Karanganyar menggelar Festival Pengantin Nusantara 2019. Event yang baru kali pertama terselenggara tersebut digelar di De Tlomomadoe selama dua hari Sabtu( 05/10/2019) dan Minggu (06/10/2019) melibatkan hampir semua perias yang ada di wilayah Solo raya. 

Bupati Juliyatmono dalam sambutanya memberikan apresiasi kepada Disparpora yang telah menginiasi kegiatan Festival PengantIn Nusantara 2019 ini.

“Ya, kami berikan apresiasi kepada Disparpora semoga kegiatan itu dapat berjalan lancar dan dapat mempertemukan seluruh bidang entertaint di Karanganyar,” ungkap Bupati.

Menurutnya, kegiatan itu sekaligus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari beberapa asosiasi yang berhubungan langsung dengan pernikahan. Seperti persewaan kajang, kursi, sound sistem, pambirawa, shooting dan  foto.

“ Ya, kami juga berharap agar agenda tradisi budaya seperti  festival pernikahan harusnya digelar pada bulan-bulan tertentu terutama bulan Sura sehingga semakin lengkap tradisi budaya yang dimiliki Pemkab Karanganyar terutama berhubungan dengan ritual di gunung lawu,” cetus Bupati.

Sementara itu, Festival Pengantin Nusantara 2019 hari Sabtu (05/10/2019) hanya diwarnai dengan peragaan busana yang menampilkan busana dengan nusantara dari berbagai daerah di Indonesia yang melibatkan 14 busana.

Belasan model masing-masing memakai busana pengantin tradisional antara lain Solo Putri, Solo Basahan, Jogja Putri, Lampung, Padang dan Bali.

Mereka melenggang di atas karpet merah yang digelar di stasiun penguapan bekas pabrik gula yang kini disulap menjadi destinasi wisata.

Kepala Disparpora Pemkab Karanganyar, Titis Sri Jawoto mengatakan jika ide awal dari Festival Pengantin atas kekaguman dengan kegiatan yang dilakukan oleh Harpi Melati (Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia) di Karanganyar Kota.

“ Ternyata peserta juga cukup luar biasa, bahkan untuk seminar pendaftarnya juga cukup banyak. Berarti antusiasme di dunia tata rias pengantin luar biasa," kata Titis.

Menurutnya, Festival Pengantin Nusantara 2019 ini juga merupakan pertama dan terakhir. Sebab pada tahun depan tidak lagi nusantara namun akan mengundang peserta dari beberapa negara terutama di Asia.

“ Ya,  dengan mengundang peserta negara asing, maka kami berharap akan semakin mengenalkan potensi wisata di kabupaten Karanganyar,“ pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00