• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Tidak Dapat Izin Polisi, 2 Laga Kandang PSMS Pindah

5 October
21:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Keinginan warga kota Medan untuk melihat langsung dua laga PSMS Medan di Stadion Teladan Medan, di sisa dua laga kompetisi liga 2 Indonesia, tampaknya hanya impian belaka. Laga yang harusnya berlangsung di Stadion Teladan, Medan harus pindah ke stadion lain karena tidak mendapat izin keramainan dari Polrestabes Medan.

Seyogyanya PSMS yang sedang berjuang untuk bisa lolos menuju babak 8 besar, diuntungkan dengan dua laga home. PSMS akan menjamu Babel United pada 12 Oktober, sebelum akhirnya kembali menjamu Persiraja di laga akhir musim pada 17 Oktober. 

Sekretaris PSMS Julius Raja, putusan itu merupakan hasil rapat pihaknya dengan Polrestabes Medan, Sabtu (5/10/2019) siang.  Dalam putusan tersebut pihak kepolisian hanya memberi izin pertandingan di Stadion Teladan setelah pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang.

Dikatakan Julius, pihak Polres menilai alasan tidak dikeluarkan izin keramaian karena masih ada potensi kerawanan kondisi Kamtibmas di wilayah Medan menjelang pelantikan presiden.

“Sebenarnya ya mau apa dibilang? Lucu juga kita kan. Kubilang juga bahwa Kabupaten dan kota lain liga nya berjalan dan tidak ada masalah. Kok kita begini kubilang. Katanya (polres), iya masing – masing kondisi di daerah kan beda- beda, alasan mereka seperti itu. Kami rapat dari jam 2 sampai jam 4 sore. Intinya mereka tidak memberi izinlah, sampai di atas 20 Oktober baru boleh,” akui Julius.

Pria yang akrab disapa King itu langsung membuat laporan secara lisan kepada PT LIB terkait putusan itu. Pihak LIB juga telah memberikan alternatif. Laga akan tetap berlangsung di luar Kota Medan atau di lokasi netral. Begitupun, Julius mengupayakan akan tetap mengusahakan laga digelar tidak jauh dari Medan. Pilihannya adalah Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, Deli Serdang. 

“Infonya gak dikasih, makanya kita rencana pindah ke Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam.  Mereka (Polresta Medan) mau sampai pelantikan presiden nanti supaya Medan aman. Masih was- was mereka. Aku sudah koordinasi sama liga, begitu diundang rapat saya juga koordinasi dengan liga. Liga bilang, carilah tempat alternatif. Jangan lagi dirubah jadual karena gara- gara PSMS ini jadualnya berubah – ubah. Nanti kalau kami yang buat di tempat netral gak mau kalian. Boleh, kalaou kami (LIB) yang laksanakan bikin saja di Bogor atau dimana,” jelas King.

Dengan kondisi tersebut, manajemen kembali mengalami kerugian terutama masalah finansial. Manajemen mengaku, kerugian ditaksir hingga ratusan juta rupiah. Ini sudah termasuk kerugian laga tunda PSMS versus Babel United . 

“Bukan kerugian lagi, sudah babak belur. Semuanya sudah kacau balau. Mau diapai? Kami menyesalkan sikap ini dibatalkan, tapi intinya kita mau terimalah. Artinya liga harus tetap dijalankan di Pakam. Tinggal kami beritahu saja pihak Babel dan Persiraja. Kita juga segera konfirmasi melalui surat. Kan baru selesai rapat. Besok minggu buat surat. Senin baru konfirmasi dengan mereka semua ke PT LIB. Tapi, secara lisan sudah saya sampaikan hasil rapat di polres, Sanksi gak ada, tapi kita rugi aja banyak. Yang tadinya rugi 50 jadi 100 juta. Ratusan juta lah kita rugi.,” akui King.

Pihaknya juga menyayangkan dengan putusan pihak Polrestabes Medan. Padahal, laga kandang sangat menentukan masa depan tim PSMS untuk bisa lolos ke babak 8 besar. Begitupun, Julius tetap menerima putusan pihak kepolisian, dan akan bergerak cepat mengonfirmasi kepada tim lawan terkait rencana pemindahan lokasi pertandingan. “Kalau mengganggu pemain, karena bermain di tempat netral kan. Walaupun suporter kami di sana juga kan. Segala arah sudah kami buat, tapi apa boleh buat. Sebenarnya Kapolres bisa ambil putusan untuk tetap siap dilaksanakan. Mungkin dia gak mau ambil beban atau risiko,” ucapnya.

Tidak mendapat surat izin keramaian dari pihak polrestabes Medan, tentu sangat merugikan bagi tim PSMS. Apalagi dua laga kandang sangat penting bagi anak asuh Jafri Sastra untuk meraih poin penuh atas lawannya. Saat ini, PSMS Medan masih akan menjalani laga away melawan PSGC Ciamis, pada Senin (7/10) mendatang. PSMS masih berada di peringkat 5 klasemen sementara liga 2 wilayah Barat dengan 31 poih hasil 19 laga. (Joko Saputra)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00