• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Berry/Hardianto Tumbang di Semifinal Indonesia Masters 2019

5 October
21:02 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pasangan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto gagal melangkah ke babak final Indonesia Masters 2019. Kepastian itu didapat usai mereka dihentikan oleh Akira Koga/Taichi Saito di babak semifinal. 

Bertanding di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Sabtu (5/10/2019), Berry/Hardianto kalah dari unggulan ketiga asal Jepang itu dalam dua set langsung dengan skor 21-17, 21-16.

Kerap melakukan kesalahan sendiri di pertandingan itu menjadi penyebab kekalahan Berry/Hardianto yang merupakan unggulan kedua menelan kekalahan. Selain itu, lawan yang pernah mereka kalahkan dalam ajang Swiss Open 2019, Maret lalu itu bermain lebih baik. 

"Di pertandingan tadi kami banyak melakukan kesalahan sendiri, bola apapun mati. Karena banyak mati sendiri itu jadi percaya dirinya malah hilang. Hal itu terjadi sejak di game pertama sampai akhir game kedua," ungkap Hardianto seperti dikutip situs resmi PBSI, Sabtu (5/10/2019).

"Selain itu harus diakui lawan pun hari ini bermain lebih bagus, mereka lebih banyak menurunkan bola, jadi kami kesulitan dan tak bisa keluar dari tekanan." tambahnya. 

Lebih lanjut, Berry/Hardianto mengaku jika permainannya kali ini tidak sesuai harapan, dan mereka mengaku kecewa dengan hal tersebut.

"Hari ini kami bermain di luar harapan. Evaluasinya untuk ke depan kami harus bermain lebih rapi dan fokusnya harus ditingkatkan lagi," kata Berry.

"Kecewa sih iya dengan hasil ini karena inginnya bisa lebih dari semifinal. Tetapi kami tetap bersyukur dengan hasil yang didapat. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi," tutup Hardianto.

Penampilan kurang maksimal Berry/Hardianto juga tak luput dari pantauan sang pelatih ganda putra pratama Pelatnas PBSI, Thomas Indratjahja. Menurutnya, hasil yang didapatkan oleh anak asuhnya di turnamen ini akan segera di evaluasi.

"Hari ini feelingnya gak jalan, dan lawan lebih baik. Karena percaya dirinya gak dapet, jadi memang mainnya terlihat pelan. Ke depannya mereka harus lebih fokus. Kondisi kita nggak bisa memprediksi, tapi yang pasti kita akan segera mengevaluasi penampilan mereka semua yang tampil di sini," terang Thomas. 

Dengan hasil ini, Indonesia tanpa wakil pada nomor ganda putra di babak final ajang yang menyediakan total hadiah USD 75.000 tersebut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00