• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Kalau ke Aceh, Jangan Lupa Coba Kuliner Melegenda 'Asam Keueng'

5 October
14:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Hai pecinta kuliner Nusantara, di Aceh punya kuliner khas yang sudah melegenda, namanya 'Asam Keueung.' Kuliner yang satu ini sudah menjadi ciri khas masakan Aceh yang mudah dijumpai di rumah masyarakat atau di rumah makan. 

Nama Asam Keueung adalah bahasa Aceh. Jika dibahasa Indonesiakan berarti asam pedas. Memang kuliner yang satu ini memiliki ciri khas dengan rasa asam dan pedas. Bentuk kuahnya sendiri berwarna kuning dengan campuran rempah-rempah kunyit dan asamnya sendiri dari buah belimbing. 

Untuk pengolahan kuah Asam Keueung biasanya dipakai bahan baku ikan tongkol, ikan karang dan ikan tuna. Kadang-kadang ibu-ibu di Aceh juga memasaknya dengan udang. 

RRI mencoba untuk mengeksplore kuah Asam Keueng yang ada di cafe D' Energy yang berada di kawasan Lampeunerut, Kabupaten Aceh Besar. Memang kuliner khas tanah rencong ini mudah dijumpai di sejumlah rumah makan atau kafe di wilayah Aceh Besar dan Kota Banda Aceh, namun di sejumlah kabupaten kota lainya juga ada. 

Kuah Asam Keueung menjadi salah satu kuliner andalan di kafe D' Energy. Harganya juga cukup terjangkau dan bisa disantap bersama keluarga tercinta. 

Pemilik kafe D' Energy Nahrawi mengatakan, kuah Asam Keueung di kafenya itu memiliki rasa yang berbeda. Aroma kunyit dengan rasa asam pedas menjadi ciri khas yang dapat menggugah selera. 

"Kuah Asam Keueng yang kita olah dimasak dengan ikan Gabu. Kita juga mengolahnya dengan ikan tuna. Pemilihan ikan ini menjadi penting untuk menentukan kuahnya enak atau tidak. Alasannya karena ikan ini memiliki daging yang empuk dan manis karena ikan di laut dalam," jelas Nahrawi, Sabtu (5/10/2019). 

Dia menyebutkan, harga satu porsi yang dijual ikan Asam Keueung ini dibandrol Rp 150 ribu. 

"Jadi satu porsi ikan ini bisa beberapa bagian, ada yang bagian kepala ikan, harganya cukup terjangkau dan bisa dinikmati bersama-sama," ujarnya. 

Namun, ungkap Nahrawi, ikan Gabo ini tidak bisa diperoleh setiap harinya. "Karena stok terbatas. Tidak setiap hari ada," sebutnya. 

Dani Randi salah satu pengunjung mengatakan, rasa kuah 'Asam Keueng' kuliner khas Aceh ini cukup enak. 

"Kuahnya berasa aroma khas, dan rasa asam dengan pedasnya pas di lidah. Apalagi ikannya cukup empuk. Ini salah satu kuliner khas Aceh yang enak yang pernah saya coba," ungkap pria dari Sumatera Utara itu. 

Dikutip dari laman bandaacehtourism.com, masyarakat Aceh pada umumnya menyukai masakan dengan rasa asam dan pedas. Tak heran jika sebagian besar masakannya bercita rasa asam dan pedas.

Bahan utama gulai asam keueng adalah ikan laut. Bisa berupa ikan tongkol, ikan kerapu, ikan rambeu atau bahkan udang. Karena aceh 2/3 wilayahnya adalah pesisir, maka bahan baku ikan dan udang sangat mudah ditemui. 

Sementara untuk dataran tinggi atau pegunungan, warga menggunakan ikan air tawar untuk menu asam pedas, seperti ikan gurami. Jadi di seluruh kabupaten di Aceh memiliki masakan ikan pedas sesuai dengan karakter daerah masing-masing.

Untuk ikan-ikan yang memiliki kadar amis tinggi, sehingga bumbu gulai bisa ditambah dengan ketumbar, atau bahkan ada juga yang memberinya kelapa gongseng, untuk mengurangi aroma. 

Tak sulit memasak Gulai Asam Keueng, berikut resepnya, bisa anda praktikkan di rumah. 

Bahan-bahan yang diperlukan:

• Ikan (tongkol, ikan rambeu, ikan bandeng, kakap, teri atau udang – pilih salah satu) secukupnya
• Belimbing wuluh segar atau bisa digantikan dengan tomat hijau secukupnya
• asam sunti (belimbing wuluh yang sudah dikeringkan) 8-10
• Jeruk nipis 1 buah (untuk melumuri ikan bersama garam)
• Daun jeruk 2 lembar
• Cabai hijau 5 buah dipotong potong sepanjang 1,5cm
• Bawang merah secukupnya
• Cabai rawit secukupnya
• Cabai merah 5 buah

Caranya :
• Cabai rawit, bawang merah, cabai merah, asam sunti dihaluskan (digiling)
• Belimbing wuluh, tomat hijau dipotong potong ukurannya disesuaikan
• Campur bahan yang digiling dengan ikan yang sudah dilumuri jeruk nipis dan garam
• Lalu beri air putih secukupnya
• Masak dengan api sedang
• Ketika masakan setengah mendidih, masukkan belimbing wuluh segar, cabai hijau dan tomat hijau yang sudah dipotong-potong.
• Masak hingga mendidih dan mengeluarkan aroma asam pedas yang segar
• Lalau angkat dan masakan siap disajikan dimeja Kaman anda.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00