• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Sudahkah Anda Mencoba Menu Asam Jing Khas Gayo di Takengon

5 October
13:02 2019
0 Votes (0)

KBRN, Takengon: Takengon selain terkenal dengan kopi, juga menyimpan banyak tempat wisata, seperti danau Luttawar dan kuliner.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah berhawa sejuk di wilayah tengah Aceh itu, jangan lewatkan untuk mencicipi masakan khas suku Gayo.

Salah satu masakan yang terkenal dan diminati banyak wisatawan adalah asam jing. Tidak dapat dipungkiri, kuliner yang satu ini sangat menggugah selera. Dengan racikan bumbu yang kental.

Ibu rumah tangga di Takengon, Amy menyampaikan, bagi wisatawan atau masyarakat dapat memilih sesuai selera, ikan apa yang akan dimasak untuk menu makan asam jing. Biasanya masyarakat Gayo lebih memilih ikan mujahir (nila).

Bahan yang diperlukan juga tidak sulit ditemukan di berbagai daerah di Indoenesia.

“Kalau untuk ikan mau ikan Jahir apa ikan Bandeng tinggal pilih sesuai selera aja. Cara olahnya enggak lama kalau semua bumbu udah disiapkan. Hanya perlu bawang merah, bawang putih, cabe kecil, jeruk sayur, buah empan (andaliman) dan kunyit,” ujar Amy, Sabtu (5/10/2019)

Asam jing sendiri sangat mudah ditemukan di Takengon. Pada umumnya terdapat disepinggiran rumah makan yang membentang di danau Luttawar. Seperti di kawasan wisata One-one, Kecamatan Luttawar, Aceh Tengah.

“Untuk harga, tergolong murah. Per porsinya dibandrol seharga Rp 35 ribu,” pungkas Amy.

Asam jing adalah bahasa suku Gayo, yang  berarti dalam Bahasa Indonesia asam pedas. Maka kuah yang kental dan berwarna kuning paduan kunyit tersebut memiliki rasa yang sedikit asam dan pedas.

Buah empan (andaliman) menambah khas pedasnya kuah asam jing yang enak di santap pada saat panas itu.

Foto: @Irsal_na dan @belanggele_cafe_resto (Instagram)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00