• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Terima Alat HPLC dari Perusahaan Jepang, BPPT Dukung Keamanan Obat Indonesia

2 October
21:08 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menerima hibah bantuan teknis dari perusahaan kimia Jepang yang mengembangkan teknologi analisa senyawa kiral, Daicel Corporation. Langkah ini guna menjamin keamanan obat di Indonesia dari cemaran senyawa kiral lantaran memiliki efek samping yang membahayakan bagi kesehatan.

Bantuan teknis yang didapatkan meliputi hibah alat High Performance Liquid Chromatography (HPLC). HPLC beserta kolom analisa serta pelatihan analisa cemaran senyawa khiral dalam obat ini diserahkan langsung oleh Presiden Direktur Daicel Corporation, Misao Fudaba kepada Kepala BPPT, Hammam RIZA, di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Hammam mengungkapkan, dengan diserahkannya alat HPLC ini menunjukkan bahwa Daicel mempercayakan kepada BPPT sebagai leading institution dalam pengkajian dan penerapan.

BPPT, menurut Hammam, terus berinovasi untuk memberikan layanan teknologi yang diperlukan oleh bangsa Indonesia untuk kemandirian bahan baku obat nasional.

"Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya BPPT dalam penguatan program flagship nasional bidang bahan baku obat periode 2020-2024," ujarnya. 

Sementara, Presiden Daicel menyebut produknya sudah banyak digunakan di berbagai negara di antaranya Amerika, Eropa, India dan China. Misao juga mengatakan pihaknya siap membantu pengembangan obat herbal agar tidak mengandung senyawa kiral agar tidak mempunyai efek samping.

Kepala Balai Bioteknologi BPPT, Agung Eru Wibowo menambahkan, komponen aktif obat dibuat melalui proses sintesis kimia yang terkadang mengandung cemaran senyawa kiral.

Dengan teknologi ini, Agung menuturkan bahwa pihaknya akan mengembangkan metode analisa senyawa kiral yang kemudian didorong untuk mendapatkan sertifikasi pengujian dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

"Jadi jika ada industri yang mau menggunakan metode analisa senyawa kiral itu, maka BPPT dapat menyediakan layanan jasanya," jelas Eru. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00