• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Indonesia Targetkan Juara di Kompetisi Roket Air Internasional Jepang

29 September
21:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Depok : Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) diselenggarakan oleh Pusat Peraga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) Kemenristekdikti di Lapangan Rotunda, Universitas Indonesia, Depok.

KRAN tahun 2019 diikuti oleh 140 siswa siswi berusia 12 hingga 16 tahun dari 16 Kabupaten/ Kota. Sebelum KRAN diselenggarakan, Kompetisi Roket Air Regional (KRAR) terlebih dahulu yang meloloskan 10 besar ke tingkat nasional.

Direktur PP IPTEK Kemenristekdikti, Syachrial Annas menyatakan Indonesia pernah menempati juara ke 2 pada kompetisi tingkat Internasional di Filipina. Untuk itu, Indonesia menargetkan juara pertama pada penyelenggaraan Kompetisi Roket Air Internasional yang diselenggarakan oleh Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dalam kegiatan Asia Pasific Regional Space Agency Forum (APRSAF) pada 22 hingga 25 November 2019 di Jepang.

"KRAR Kompetisi Roket Air Regional tiap daerah yang menang bawa 10 besar dibawa ke nasional KRAN Kompetisi Roket Air Nasional, yang juara kita bawa ke Asia Pasific 6 besar ke Jepang, ada 13 negara, pernah juara 2 di Filipina tahun 2017, target bisa juara 1 di Jepang," ungkap Syachrial Annas kepada wartawan di UI, Depok, pada Minggu (29/9/2019).

Syachrial Annas mengungkapkan Kompetisi Roket Air dilakukan untuk mendorong siswa siswi untuk tertarik dan mempelajari IPTEK, serta mencari siswa siswi berbakat dari berbagai daerah. Kompetisi ini melibatkan juri dari berbagai instansi, yaitu Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Pusat Teknologi Roket Lembaga Penerbangan Antariksa Negara (LAPAN), dan PP-IPTEK.

"Kita harus lebih agresif buat lomba salah satunya lomba roket air, mendorong mereka tau, melibatkan mereka apalagi berjenjang dari daerah, nasional, yang juara kita bawa ke internasional," kata Syachrial Annas.

Selain kompetisi, para peserta juga mengikuti kegiatan Run IPTEK, yaitu kegiatan menjelajah galeri PP-IPTEK melalui alat peraga interaktif maupun program sains reguler PP-IPTEK, seperti Science Cinema dan Science Show.

PP-IPTEK sebagai science center pertama di Indonesia dan salah satu wahana pembelajaran IPTEK bagi masyarakat, khususnya generasi muda memiliki peran strategis dalam memajukan IPTEK.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00