• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Narkoba Hilangkan Generasi, BNNP NTB Satu Kata, ‘Lawan’

23 September
09:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB) berkomitmen kuat dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Menekan ruang gerak para sindikat upaya yang ditempuh sehingga peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat dapat diminimalisir.

Kepala BNNP NTB Kombes Pol. Drs Gde Sugianyar Dwi Putra mengatakan, BNN akan melakukan pencegahan terhadap peredaran dan penyalahguna narkoba dengan memaksimalkan sinergitas dengan berbagai lini.

“Kalau penyalahguna akan kita rehabilitasi karena mereka sebagai korban atau orang sakit. Tapi pengguna yang melapor yang kita rehab tidak dikenakan pidana,” katanya, Senin (23/9/2019).

“Sementara kalau tidak melapor dan tertangkap saat ada razia atau tertangkap tetap kita rehab dan kita kenakan pidana,” tambahnya.

Ia mengakui, narkoba merupakan bahaya laten yang sangat membahayakan sehingga penanganannyapun harus lebih masiv.

Buruknya dampak yang diakibatkan oleh barang haram ini menjadi perhatian bersama sehingga tidak ada kata kompromi dalam melawannya.

“Kita tidak ingin narkoba ini menggerogoti generasi muda dan masyarakat NTB. Yang kita harapkan adalah NTB bersih dari narkoba,” paparnya.

Sementara itu, Anggota DPRD NTB, Tgh. Mahaly Fikri mengatakan, narkoba sudah merasuk keberbagai lini kehidupan. Bahkan masyarakat pedesaan sudah terpapar narkoba.

“Inilah yang sangat kita khawatirkan. Narkoba sudah menyasar masyarakat desa. Sehingga aparat penegak hukum menindak tegas pemasok dan juga pengedar ini dengan hukuman seberat – beratnya,” ungkapnya.

Ketegasan dari aparat sangat diperlukan dalam memberantas peredaran narkoba. Pasalnya narkoba mengancam generasi yang akan menjadi tulang punggung pembangunan bangsa, negara dan daerah.

“Narkoba ini sangat merusak sehingga harus dilawan jika tidak ingin kita hilang generasi,” tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00