• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

RUU KUHP Bisa Picu Kegaduhan Sosial Jika Disahkan

23 September
09:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Depok : Ada 10 pasal Kontroversial di RUU KUHP dinilai dapat menjadi pemicu masalah sosial bagi masyarakat apabila di sahkan. Salah satunya ada pasal yang menyebutkan Hidup Gelandangan Terkana Denda 1 juta rupiah.

Menurut Kasno - warga Depok, tentu tidak ada masyarakat yang lebih memilih hidup gelandangan daripada hidup normal seperti masyarakat lainnya. Dengan aturan denda 1 juta bagi gelandan seolah-olah pemerintah sudah memberi pilihan kepada kaum gelandangan hidup dengan pekerjaan yang stabil seperti kebanyakan orang?

"Cari lapangan pekerjaan buat lulusan sekolah tinggi aja susah di Indonesia, apalagi harus menyediakan pekerjaan bagi gelandangan. Emang pemerintah siap?," ujar Kasno saat dikonfirmasi RRI, di Kalimulya, Depok, Senin (23/09/2019).

Pemerintah harusnya membuat semacam uji coba kepada masyarakat gelandangan dengan memfasilitasi lapangan pekerjaan bagi mereka terlebih dahulu. Jika cara ini tidak efektif dan tidak dimanfaatkan dengan baik oleh para gelandangan maka pemerintah boleh membuat aturan seperti itu.

"Emang acuannya apa DPR buat aturan seperti itu? Jangan kan lapangan pekerjaan, pusat pelatihan aja masih jarang. Jadi jangan asal jeplak, di kaji dulu," ujarnya.

Warga Depok lainnya, Roy Pangharapan sependapat dengan Kasno, Roy menyoroti pasal yang menyebutkan suami yang memperkosa Istri sendiri dikenakan hukuman penjara 12 tahun.

"Suami memperkosa istri dalam pengertian bagaimana?. Ngga jelas itu masyarakat dengan pasal itu. Kan udah menjadi tugas istri melayani suami, kalau istri tahu dan sadar tupoksi maka ngga mungkin akan terjadi kekerasan seksual dalam rumah tangga," katanya.

Kemudian terkait pasal yang menyebutkan, ayam peliharaan masuk dan makan di kebun orang denda 10 juta rupiah.

"Masa ya dihukum yang punya ayam. Aneh-aneh aja. Kedua pasal ini saja akan menimbulkan kegaduhan sosial di masyarakat jika di sahkan. Terimakasih pak Presiden Joko Widodo yang sudah menunda pengesahan RUU KUHP ini, kalau bisa ya dibatalkan aja," katanya.

Berikit 10 pasal kontroversial di RUU KUHP diantaranya:
1. Ayam peliharaan masuk dan makan di kebun orang denda Rp10 juta.
2. Hidup Gelandangan terkena denda Rp1 juta.
3. Pelaku santet dipenjara 3 tahun.
4. Suami perkosa istri sendiri dipenjara 12 tahun.
6. Setiap orang yang melakukan hidup bersama sebagai suami-istri diluar perkawinan di penjara 6 bulan.
6. Penjahat di atas 75 tahun tidak dipenjara.
7. Perkosa hewan dipenjara 1 tahun paling lama.
8. Bersikap tidak hormat terhadap Hakim di penjara 5 tahun.
9. Kenakalan para body Boy dikenakan hukuman pidana denda Rp10 juta.
10. Pengkritik presiden di penjara 6 bulan.

Namun karena mendapat banyak penolakan dari masyarakat, termasuk aksi ujukrasa mahasiswa yang di DPR terkait pasal-pasal tersebut. Presiden Joko Widodo pada, Jumat (20/09) kemarin, meminta agar pengesahan RUU KUHP ditunda.

  • Tentang Penulis

    Rido Lingga, S.Kom

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: lin99a@gmail.com

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00