• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Karhutla, Dinas Kehutanan Kaltim Terus "Berburu"

23 September
02:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan pihak terkait terus melakukan "perburuan" terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Kepala Seksi Pengendali Kerusakan dan Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim, Shahar Al Haqq menjelaskan, kebakaran hutan yang terjadi di Kaltim kebanyakan karena sengaja dibakar oleh oknum warga yang tidak bertanggung jawab. Mereka membakar untuk membuka lahan pertanian yang baru.

"Pembukaan lahan itu banyak sekali, karena banyak ilegal-ilegal itu yang masuk. Entah dia membuat kebun-kebun pribadi dan sebagainya," katanya kepada Radio Republik Indonesia, Senin (23/9/2019) dini hari.

Akibat karhutla itu, lanjutnya, setidaknya ada lebih dari seribu hektare hutan dan lahan yang diproyeksikan telah terbakar. Untuk meminimalisir kerugian kian membengkak, pihaknya pun melakukan "perburuan".

"Sekarang ini bukan kita tunggu laporan lagi, tapi kita yang berburu sekarang, mencari, sehingga orang mendekat ke api aja sampai takut, karena takut dianggap dia buruan," tegasnya.

Tak tanggung-tanggung, dari hasil "berburu" tersebut, saat ini sudah ada 8 warga yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus karhutla.

"Tersangka dari oknum masyarakat. Itu dia membakar di sekitar hutan, dia bikin lahan, tertangkap. Sebenarnya ada 15, cuma yang terindikasi dan susah sekarang ditahan ada 8. Kebetulan juga beberapa dari mereka itu ternyata bukan penduduk Berau, tapi dari Tarakan," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00