• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Selamat, The Minions Kevin/Marcus Juara China Open 2019

22 September
19:28 2019
0 Votes (0)

KBRN, Changzhou : Indonesia meraih satu satunya gelar Turnamen Bulutangkis China Open 2019, melalui ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, minggu (22/9/2019).

Di partai final, the minions Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi mengalahkan senior mereka, the daddies Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dengan skor 21-18, 17-21, 21-15 di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium.

"Hari ini saya mainnya nggak enak banget, apa karena tempo lawan atau karena angin, di atas itu bolanya seperti goyang, jadi mau di-smash nggak enak. Mereka sudah pengalaman banget, bang Ahsan badannnya nggak fit saja bisa masuk final," ujar Marcus usai pertandingan dalam keterangannya kepada Radio Republik Indonesia (RRI), minggu (22/9/2019).

Pasangan Kevin/Marcus yang sempat kehilangan game kedua, tampil lebih agresif di game ketiga. Hendra/Ahsan pun tidak dapat menahan laju Kevin/Marcus yang akhirnya memenangkan pertandingan. 

"Di game ketiga kami harus lebih berani, di game pertama dan kedua suka ragu pukulannya, di game ketiga lebih berani tapi temponya tetap dengan tempo main kami," jelas Kevin.

Ini adalah gelar kelima bagi the minions Kevin/Marcus di tahun ini. Sebelumnya mereka juga meraih gelar di ajang Malaysia Masters, Daihatsu Indonesia Masters, Blibli Indonesia Open dan Japan Open. 

"yang pasti kami senang dapat gelar di sini, tahun lalu kami nggak dapat gelar di sini. Kami bersyukur dengan berkat ini," tambah Marcus didampingi Kevin.

Indonesia meraih satu gelar dari China Open 2019 melalui ganda putra nomor satu dunia Kevin/Marcus. Pada dua partai sebelumnya, Anthony Sinisuka Ginting belum berhasil mempertahankan gelar dan menjadi runner up setelah dikalahkan Kento Momota (Jepang), dengan skor 21-18, 17-21, 19-21.

Jalannya pertandingan final sektor tunggal putra berlangsung sangat ketat. Namun Ginting mengakui usahanya masih belum membuahkan hasil terbaik. "Memang ketat pertandingannya, waktu ketinggalan 3-9 di game ketiga, memang saya banyak mati sendiri. Waktu ketinggalan itu saya pikir ya coba saja, kan belum game," kata Anthony Ginting.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00