• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Warga Kayuambon Lembang, Ciptakan Mesin Pembakar Sampah Portable Dan Ramah Lingkungan

22 September
18:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Untuk mengatasi masalah sampah, Warga Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat berinovasi membuat mesin pembakar sampah portabel dan ramah lingkungan.

Cara kerja mesin itu, sepintas cukup sederhana. Berbagai jenis sampah rumah tangga dimasukan dalam drum bekas sebagai tempat pembakaran sampah. Selanjutnya, drum ditutup dengan pelat besi yang disambungkan dengan vakum.

Setelahnya, sampah lalu dibakar dengan bantuan listrik. Selama pembakaran kurang lebih 30 menit, akan keluar asap tipis dari pipa cerobong di bagian atas drum.

"Mesin yang belum diberi nama ini dibuat oleh sekelompok warga RW 04 yang merasa prihatin dengan banyaknya tumpukan sampah yang berada di lingkungan sekitarnya," ungkap Yusif Hidayat Ketua RW.04 kepada wartawan (22/9/2019),

 Menurut Yusif , alat pembakar sampah portabel itu diyakini tidak akan menyebabkan polusi udara lantaran sudah melewati serangkaian ujicoba.

"Asap yang dihasilkan saat pembakaran sampah sangat minim, sangat cocok digunakan minimal untuk satu RT. Alatnya pun sudah dipasangi roda sehingga sampah bisa dibakar di tempat yang diinginkan dan tidak menimbulkan bau di lingkungan sekitar," ujarnya. 

Mesin  itu baru dimanfaatkan oleh warga kompleks di sekitar rumahnya. Berkat mesin tersebut, setidaknya bisa mengurangi dampak pencemaran sampah dan warga sekitar tak dipusingkan lagi dengan menumpuknya sampah rumah tangga.

Yusif mengaku, sebenarnya ide membuat mesin pembakaran sampah ini telah muncul beberapa tahun lalu, namun baru direalisasikan pada bulan Agustus dengan masa ujicoba selama dua minggu.

"Cara kerjanya cukup gampang, setelah sampah-sampah dimasukan dalam drum, lalu dibakar pakai korek untuk menyulut api. Setelah saklar dari alat ini terhubung dengan listrik, kita tinggal menghidupkan alat pembakarannya. Tegangan listriknya rendah, hanya 150 Watt," ungkapnya.

Dalam sekali bekerja,  mesin tersebut bisa memuat hingga sekitar 30-40 kilogram sampah. Sementara sisa pembakaran sampah dapat dimanfaatkan untuk pupuk.

Dia berharap, ada dukungan dari pihak terkait agar mesin bisa dibuat dengan kapasitas lebih besar agar dapat membakar sampah dalam volume banyak serta lebih banyak lagi warga yang memanfaatkannya.

"Mesin ini masih butuh proses pengembangan lagi, tetapi sejauh ini sangat bermanfaat dan bisa digunakan sesuai yang diharapkan. Jika sudah sempurna, bisa saja mesin pembakar sampah ini diperbanyak dan dijual ke masyarakat,"pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00