• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Nasi Uduk Gandaria Benhil, Sensasi Gurih Bumbu Betawi

22 September
16:09 2019
1 Votes (1)

KBRN, Jakarta : Siapa tidak kenal Nasi Uduk Gandaria, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat? Sensasi gurih bersama ayam goreng dan ayam bakar, membuat kuliner pinggir jalan ini dicari orang dari semua penjuru Jakarta.

Nasi Uduk Gandaria adalah masakan khas Betawi yang bertempat di Jl. Penjernihan 1, RT07/RW06, Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat. 

Menu yang disediakan sebagai pendamping nasi uduk sangat beragam. Mulai dari ayam goreng/bakar, bebek goreng/bakar, lele, paru, ati ampela, udang, iso, babat, usus, sampai tahu, tempa, petay, sampai lalapan. Tidak lupa, sambel kacang sampai sambal ulek pedas khas racikan emak, menjadi pertimbangan untuk mengunjungi Nasi Uduk Gandaria saat lapar.   

"Nasi uduknya juga khas banget, dibungkus daun pisang. Ada kesan tradisional, dengan level gurih yang pas di lidah," sebut Rini, seorang penikmat kuliner kepada RRI, di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (21/9/2019).

Hal lain yang disukai Rini adalah tempatnya nyaman dan bersih. Dengan begitu nafsu makan langsung muncul sejak awal tiba di lokasi.

"Kebersihan itu terutama. Biasanya nafsu makan perempuan itu susah dirangsang dulu ya. Tapi kalau saya ke sini, gak perlu diapa-apain atau dipancing-pancing nafsu makannya, sudah meledak sendiri. Bisa kesetanan," ujar Rini berseloroh.

Banyak yang mengatakan, porsi Nasi Uduk Gandaria itu mirip 'Nasi Kucing' khas kedai Angkringan. Tapi menurut Anies, rekan Rini, sama sekali tidak. Memang kelihatan kecil karena dikemas daun pisang, tapi setelah dibuka, untuk ukuran perempuan, satu bungkus sudah cukup.

"Tapi kalau untuk pria, sepertinya harus pesan dua bungkus ya," kata Anies.

Ada beberapa menu yang direkomendasikan Rini dan Anies jika datang untuk kuliner ria di Nasi Uduk Gandaria. Pertama, sudah tentu nasi uduk. Berikutnya, Rini merekomendasikan ayam goreng gurih, yang menurutnya sudah direndam rempah bumbu kuning racikan khusus. Ayam yang digunakan juga bukan ayam negeri, sehingga menambah kenikmatan saat menyantapnya.

Selanjutnya, gurame goreng. Bagi Rini, cara pengolahannya sangat higienis sehingga tak menyisakan aroma lumpur saat sudah matang. Satu porsi gurame goreng berikut sayur kangkung juga bisa untuk 2-3 orang.

"Syaratnya yang makan perempuan semua ya tiga orang itu," imbuhnya.

Anies melanjutkan rekomendasinya, dengan mengajukan udang goreng. Sama seperti Rini, bagi Anies, cara pengolahan udang dirasakan higienis dan penuh permainan bumbu rempah khas Betawi. Udang goreng gurih ditambah sambal pedas, disantap saat masih hangat, menjadi salah satu favorit Anies juga. Selebihnya, kata dia, dari tahu/tofu, tempe, sampai usus goreng juga layak dicoba. 

"Tahu gorengnya gurih, bumbu meresap bagus. Usus goreng juga gurih dan tidak meninggalkan aroma amis. Kemudian tempe goreng, ini spesial juga, karena ada tempe yang rasanya hambar dan beraroma gimana gitu, jadinya gak selera makan. Tapi di sini bagus ya, nafsu makan terjaga," terang Anies.

Mengenai harga, menurut Anies tidaklah mahal, walaupun makanannya enak dan layak dihargai mahal. Banderol rupiah Nasi Uduk Gandaria dirasa pas untuk karyawan kantoran, PNS, TNI-Polri, pokoknya semua profesi yang mau makan selepas kerja. Bahkan buat mahasiswa saja dijamin tak ada keluhan soal harga.

"Dibanding makan nge-mall, di pinggir jalan begini juga lezat koq. Asal pilih tempat yang bersih dan nyaman, pastinya bisa menikmati. Kalau summary, Nasi Uduk Gandaria bisa dibilang enak, terasa gurih dan pulen, dengan pilihan lauk yang cukup beragam, porsi mengenyangkan, serta harga relatif terjangkau, itulah kesan saya," pungkasnya.

Dengan harga di bawah Rp75 ribu untuk mendapatkan satu porsi lengkap per orang, sepertinya memang benar harganya cukup terjangkau untuk kelas kuliner tradisional di tengah megapolitan. Layak dicoba? Cukup starter kendaraan Anda dan ikuti arah alamat sesuai GPS. Mudah, bukan?

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00