• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Wacana Revisi SKI oleh Kemenag Dinilai Bisa Kaburkan Sejarah Islam

21 September
19:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Rencana Kemenag Kementerian Agama untuk merevisi isi pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) untuk tahun ajaran baru 2020 adalah ide yang cukup nyleneh. 

“Keinginan Direktur Kurikulum untuk menghilangkan materi tentang perang dalam pelajaran sejarah Islam tidak bisa diterima akal sehat,” ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Aboebakar Alhabsyi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/9/2019).

Menurut Anggota Komisi III DPR ini, menghilangkan sebagian catatan sejarah sama dengan mengaburkan sejarah, atau bisa juga dikatakan memalsukan sejarah. Sambung dia, wacana tersebut adalah bagian dari pembodohan kepada siswa, karena mereka dicekoki pendidikan sejarah yang sudah tidak otentik. 

“Melihat situasi ini, ada dua kemungkinan yang terjadi,” terangnya.

Pertama, sambung pria yang akrab disapa Habib ini, munculnya ide ini adalah bentuk ketidak mampuan penyelenggara pendidikan untuk merumuskan kurikulum yang berkualitas. 

Sehingga kata dia, yang dilakukan adalah trial and erorr secara serampangan. Kedua, adanya bisikan asing dalam penyusunan kurikulum ini, karena mereka tidak ingin bangsa ini menjadi kuat. 

Harus diingat, kata Ketua DPP PKS Wilda Kalimantan ini, bahwa Kemerdekaan kita bukan lantaran rasa toleransi dari Belanda. Bangsa ini merdeka dengan cucuran darah dan air mata. Dikobarkan peperangan diberbagai daerah untuk melawan penjajah, mengusir mereka dan memperoleh kemerdekaan. 

“Anak cucu kita harus paham akan hal itu, karena kedepan masih banyak bangsa asing yang mengendap ingin mencaplok Indonesia. Oleh karenanya, mereka harus tahu sejarah dan bisa mempersiapkan diri untuk masa depannya,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00