• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dampak Asap, PMI Bagikan Masker kepada Warga di Mendo Barat Bangka

21 September
19:36 2019
1 Votes (5)

KBRN, Babel: Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui relawannya membagikan sebanyak 2.300 Masker untuk warga Payben di wilayah Desa Paya Benua (Payben), Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka yang sejak sepekan terakhir ini diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pembagian Masker yang di pimpin langsung Kepala Markas PMI Babel, Mardani berlangsung Sabtu (21/9/2019), selain membagikannya langsung ke rumah-rumah warga dan pengendara sepeda motor yang melintas di jalan Desa Payben, dibantu Karang Taruna dan Pemuda Pemudi Paya Benua, relawan PMI Babel juga membagikan masker kepada Guru dan Siswa SD yang berada di Desa Payben.

Mardani menjelaskan, PMI Babel menyalurkan bantuan Masker ini, setelah mendapatkan informasi dari warga Payak Benua sehari sebelumnya bahwa wilayah mereka saat ini, terutama disaat pagi hari diselimuti asap tebal yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan.

“Masker yang kami bagikan ini, merupakan bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Babel, yang diserahkan Gubernur usai Apel Peringatan HUT PMI ke-74 pada 19 September 2019 lalu, di Halaman Kantor Gubernur Babel,” terang Mardani, Sabtu (21/9/2019).

Mengingat kondisi kabut asap yang kian menebal, dimana jarak pandang saat pembagian hanya berjarak di kisaran 3 meteran, maka Sekretaris PMI Babel mengajak kepada berbagai elemen terkait termasuk OPD terkait baik tingkat provinsi maupun kabupaten, untuk ikut membantu.

Untuk tindak lanjut PMI Babel sendiri rencananya akan kembali menyalurkan bantuan serupa ke wilayah lain di Babel yang juga terdampak kabut asap Karhutla ini.

“Jika tak ada halangan Minggu (22/9/2019), PMI Babel juga akan membagikan masker ke masyarakat di Bangka Tengah,” ujar Mardani.

Sementara itu, Pemuda Desa Payben Dana mengatakan, kabut asap ini telah menyelimuti Desa Paya Benua hampir seminggu berjalan ini.

“Kami berharap selain Masker, ada bantuan lain seperti cek kesehatan kepada warga Desa Payak Benua. Karena sejumlah anak di desa kami ini, sudah ada yang terkena saluran pernafasan gejala ISPA seperti mata merah, hidung meler dan lainnya,” ungkap Dana.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00