• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Pemadaman Kebakaran Hutan Taman Nasional Sebangau Terus Dilakukan

21 September
12:58 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Taman Nasional (TN) Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) terbakar ludes seluas lebih kurang 20 hektar pada Kamis, 19 September 2019 lalu. Melalui foto udara saat itu, nampak begitu luar biasa api melahap kawasan konservasi hutan lindung tersebut seolah sedang dibuka menjadi lahan siap tanam.

Pemadaman berlangsung selama tiga hari dan belum padam seluruhnya hingga Sabtu (21/9/2019).

Personel regu pengendalian Pembakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus berupaya sekuat tenaga sejak Kamis lalu, berharap jika pemadaman dan pengairan terus dilakukan, akan mengurangi titik api di lahan hutan gambut TN Sebangau.

Meski begitu, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu, 20 September 2019, pukul 16.00 WIB kemarin, tercatat masih ada 499 titik panas (hotspot) berada di Kalimantan Tengah, sebagian besar disebabkan pembakaran Taman Nasional Sebangau yang diduga kuat hasil ulah oknum tak bertanggung jawab.

Para anggota regu pengendalian kebakaran hutan dan lahan tak kenal lelah terus memeras keringat guna mencegah api melahap seluruh area hutan. Hingga hari ini, tercatat sudah beberapa titik api yang dapat dikendalikan sejak Jumat kemarin.

Seperti diberitakan RRI sebelumnya, Kepala Seksi Pengelolaan TN Sebangau wilayah III Katingan, Ferie Ariessandy mengatakan, sebagian kawasan TN Sebagau wilayah III di Kabupaten Katingan dilaporkan terbakar sepanjang musim kemarau 2019 ini. 

BACA JUGA: Sebagian Lahan Taman Nasional Sebangau Ludes Dibakar Orang Tak Dikenal

Selain kawasan resort Mendawai Kecamatan Mendawai, wilayah yang dilahap api juga mencakup empat hektar bagian resort Baun Bango, Kecamatan Kamipang.

"Tapi resort Baun Bango itu sudah berhasil dipadamkan," kata Ferie kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (19/9/2019).

Walau belum mengetahui pasti penyebab kebakaran, namun Ferie meyakini, ada ulah tangan-tangan tak bertanggung jawab dibalik tragedi lingkungan hidup terbesar di Kalteng ini. Pasalnya, kawasan yang terbakar ini tidak jauh dari perbatasan dengan kawasan TN Sebangau wilayah I Palangka Raya.

"Setelah kami periksa lokasi saat pemadaman kemarin, ada dua buah pondok semi permanen di dekat areal terbakar yang masuk kawasan TN Sebagau wilayah III Katingan itu. Dan ada jalan setapak yang tembus sampai km 24 Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya," ungkapnya.

Artinya, ada orang-orang yang membuka jalan setapak menuju TN Sebangau, namun belum diketahui maksud dan tujuannya. Akan tetapi dengan kebakaran ini, semua seolah menjadi terang benderang.

"Dugaan kami ada warga yang sengaja (dibayar korporasi) untuk membakarnya," tandas Ferie.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00