• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Korban Kebakaran Jatinegara Berharap Bisa Membangun Rumahnya Lagi

21 September
11:02 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Warga kebakaran di kelurahan Rawa Bunga dan Balimester,  Jatinegara, Jakarta Timur berharap pemerintah mengijinkan mereka membangun kembali rumahnya yang ludes terbakar pada Sabtu (21/9/2019) dini hari.

Apalagi warga disitu mengaku sudah lebih dari 50 tahun tinggal disitu.

"Ya saya harap sih boleh dibangun lagi ya pak. Apalagi tanah ini kan statusnya hak milik ya, bukan tanah PT. KAI. Lagian kan kemaren juga sama RW kita sudah disuruh buat surat tanahnya," kata Eni, korban kebakaran yang rumahnya ludes dilalap api.

"Dulu disini juga pernah kebakar, tapi kita boleh ngebangun lagi. Apalagi warga sudah tinggal disini puluhan tahun. Saya saja sudah 50 tahun disini," tambahnya.

Hal senada dikatakan Salam Suhada," Ya maunya boleh dibangun lagi lah. Kalau nggak boleh, kita mau tinggal dimana. Karena cuma ini satu-satunya rumah saya,".

Selain berharap diijinkan membangun kembali, warga korban kebakaran, terutama yang masih punya anak sekolah, berharap bisa segera mendapat bantuan perlengkapan sekolah buat anak-anak mereka. Apalagi minggu depan anak-anak sudah akan menghadapi ujian tengah semester.

 "Baju sekolah, buku, tas anak saya habis semua, nggak ada yang tersisa. Padahal besok mau ujian semesteran. Nggak tau mau pake apa buat ke sekolah. Ya mudah-mudahan ada bantuan perlengkapan sekolah buat anak-anak lah. Kesian kalau mereka nggak bisa sekolah," timpal bu Rohma yang anaknya masih kelas 1 SMP.

Sebelumnya, pada Sabtu pukul 00.46 WIB dini hari tadi kebakaran besar terjadi di RW 01 Rawabunga dan RW 06 Balimester, Kecamatan Jatinegara.

Api menghanguskan  sekitar 130 rumah, yang membuat lebih dari 450 jiwa kehilangan tempat tinggal. Petugas pemadam kebakaran masih menyelidiki penyebabnya. Namun dugaan sementara, api disebabkan karena korsleting listrik dari sebuah ponsel yang sedang di cas dan diletakan di atas tempat tidur.

Lokasi pemukiman yang padat penduduk dan jalan yang sempit, membuat mobil pemadam sulit menjangkau lokasi. Akibatnya, api dengan cepat merambat ke rumah-rumah yang mayoritas terbuat dari kayu dan triplek.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00