• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Minimalisir "ODOL", Dishub Sosialisasikan Aturan Dimensi Kepada Sales Truk

20 September
21:14 2019
0 Votes (0)

KBRN, Tasikmalaya : Guna terus meminimalisir kecelakaan lalu lintas yang disebabkan truk Over Dimensi dan Over Load (ODOL). Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sosialisasikan aturan dimensi kendaraan kepada sales disalah satu dealer truk, Jumat (20/9/2019).

Penguji senior UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Benben Buntara menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberi pemahaman mengenai dimensi kendaraan kepada pemilik mobil melalui sales truk.

"Nantinya sales tidak hanya menjual mobil saja. Namun, mereka juga harus mampu memberi penjelasan mengenai dimensi kendaraan kepada calon pembeli," kata Benben kepada Radio Republik Indonesia RRI, Jumat (20/9/2019).

Benben melanjutkan, sejauh ini dealer sudah memiliki pengetahuan mengenai dimensi kendaraan. Hanya saja jelas Benben, masih belum maksimal.

"Mudah- mudahan dengan peran dealer, tidak ada lagi truk ODOL dan kecelakaan pun dapat diminimalisir," ujarnya.

Sedangkan, sosialisasi mengenai dimensi, tidak hanya dilakukan di dealer truk saja. Setelah ini, Dishub akan mensosialisasikan aturan dimensi kendaraan kepada pembuat karesori truk.

"Tujuannya sama, agar mereka paham dan tidak membuat karesori yang melebihi aturan dimensi," tambah Benben.

Sementara itu Sales Supervisor Dealer Truk Hino di Jalan. A. Yani, Kota Tasikmalaya Reza Sukandeta mengatakan, bekal pengetahuan ini juga akan disampaikan kepada konsumen. Sehingga, konsumen paham mengenai aturan dimensi.

"Ini upaya kami membantu pemerintah dalam menekan kendaraan ODOL yang menjadi penyebab kecelakaan," jelasnya.

Dealer lanjut Reza, juga memiliki tanggungjawab moral untuk membangun kesadaran para pembeli mobil truk.

"Mudah- mudah selain sebagai pengetahun, upaya kami membantu pemerintah mampu membangun kesadaran pemilik kendaraan," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00