• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Dapat Emas di Pra PON, Atlet Taekwondo Kaltim Dijanjikan Bonus

20 September
16:13 2019
3 Votes (5)

KBRN, Samarinda: Kontingen Taekwondo Kaltim resmi dilepas oleh pihak KONI Kaltim Jumat (20/09/2019) di Jl. Kesuma Bangsa Samarinda, untuk sebagai penutup persiapan menuju Pra PON yang akan berlangsung 26-29 di Tangerang, Banten.

Usai pelepasan kontingen, Andi Harun mantan ketua umum Pengprov TI Kaltim tetap memberikan perhatian kepada atlet, dimana bentuk perhatian itu diwujudkan berupa bonus bagi atlet jika mampu meraih medali emas di Pra PON dan PON.

Hal ini disampaikan langsung oleh Andi saat bertemu tim taekwondo di KONI Kaltim, bahwa untuk peraih medali emas di Pra PON, Andi menjajikan bonus Rp 5 juta sedangkan di PON, bonus yang dijanjikan Rp 10 juta.

"Saya sengaja tidak memberi bonus untuk yang perak dan perunggu. Karena saya mau atlet motivasinya meraih emas," ungkap Andi yang juga Wakil Ketua II KONI Kaltim ini.

Kontingen Kaltim seluruhnya berkekuatan 41 orang, dimana 31 atlet dan sisanya pelatih, official dan manajer. Sekretaris Pengprov TI Kaltim Alfons T Lung mengatakan, meski KONI Kaltim hanya memberikan jatah TC selama satu bulan, namun menuju Pra PON mereka menggelar TC 3 bulan. Kontingen sendiri berangkat terbagi menjadi 3 kloter dimana dua kloter pertama berangkat lebih dulu sejak pekan lalu untuk mengikuti dua event yakni Kapolri Cup dan Menpora Cup. Dua event ini digelar di Jakarta.

"Atlet ada yang berangkat sejak 16 September dan yang ada saat ini 16 atlet akan berangkat 24 September," ucap Alfons.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kaltim Rusdiansyah Aras mengatakan pada PON X yang berlangsung 1981 silam, taekwondo berhasil meraih medali emas melalui Dirk Richard. Setelah itu, dari PON ke PON taekwondo selalu meraih prestasi membanggakan.

"Harapan KONI di Pra PON nanti, taekwondo harus bisa sumbangkan sesuatu yang membanggakan. Yang membanggakan di sini maksudnya medali emas," jelasnya.

Rusdi mengatakan, KONI Kaltim hanya akan memberangkatkan atlet yang masuk zona medali ke PON. Bahkan di Jawa Timur, hanya peraih medali emas dan perak saja yang diberangkatkan.

"Ini menjadi pemicu bagi atlet untuk berbuat lebih baik. Pesan saya, tetap fokus, dengarkan instruksi pelatih dan jangan lengah. Prestasi Anda hanya ditentukan dalam sekian detik," tambahnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00