• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Polisi Tetapkan 249 Tersangka Pembakar Lahan Termasuk Enam Korporasi

20 September
15:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal menyatakan, kepolisian sudah menetapkan 249 tersangka kasus pembakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. Selain perorangan, jumlah tersangka itu sudah termasuk 6 (enam) korporasi didalamnya.

Untuk tersangka korporasi, satu tersangka ditetapkan Polda Riau, satu diproses Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), satu di Polda Jambi, satu lagi di Polda Kalimantan Timur (Kaltim), sisanya dua korporasi ditangani Polda Kalimantan Barat (Kalbar).

Garis polisi sudah dibentangkan di lahan milik masing-masing korporasi untuk kepentingan penyelidikan. Iqbal mengingatkan, jumlah korporasi yang jadi tersangka pembakar hutan ini bisa saja bertambah, mengingat kasus pembakaran terus berjalan seiring dengan proses pemadaman dari Satgas Karhutla dan penyelidikan kepolisian.

"Bareskrim Polri sedang di lokasi untuk melakukan upaya-upaya hukum. Beberapa lahan milik korporasi di-police line dan dipastikan akan bertambah  tersangka dari korporasi ini," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2019).

BACA JUGA: Dua Korporasi Asing Diperiksa, Jaksa Agung : Ini Pembakaran, Bukan Kebakaran Lagi

Pembakaran hutan dan lahan diduga kuat sangat terorganisir, alias memang sudah direncanakan sebelumnya oleh para pembakarnya. Iqbal berjanji, polisi akan terus memburu pelaku atau eksekutor di lapangan serta otak pembakaran lahan.

"Penegakan hukum salah satu senjata utama untuk meniadakan kebakaran ini, jadi harus tegas. Bukan hanya pelaksana pembakaran tapi mastermind juga akan kami tangkap," tegas Iqbal.

Sebelumnya, Polri telah menetapkan 5 perusahaan sebagai tersangka terkait masalah kebakaran karhutla. Sedangkan untuk perseorangan, ada 230 orang yang ditetapkan jadi tersangka.

Perusahaan yang tersandung kasus pembakaran hutan dan lahan di Indonesia antara lain PT Sumber Sawit Sejahtera di Riau, dan sedang didalami tim asistensi Direktorat Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Bareskrim, dan PT Bumi Hijau Lestari di Sumatera Selatan (Sumsel). 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00