• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

KKB yang Ditembak Polisi di Aceh Diduga Terlibat Sejumlah Aksi Kejahatan

20 September
10:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Polisi melumpuhkan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada Kamis (19/9/2019) sore. Dalam aksi penyergapan ini polisi terlibat baku tembak dan menewaskan empat orang dari kelompok yang dipimpin oleh Abu Razak itu. 

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok ini dalam serangkaian aksi kejahatan di Aceh. 

Diduga kelompok kriminal bersenjata tersebut berada di balik kasus penculikan seroang warga sipil di Bireun. Ery menyatakan, korban yang diduga dirampok oleh KKB ini mengalami kerugian puluhan juta rupiah. 

Diduga kelompok ini melakukan penculikan terhadap satu orang warga Bireun bernama Baital pada Kamis (12/9/2019). Korban sempat disekap di kawasan Bukit Cerana, Desa Ie Rhop Timu, Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen. 

"Korban mengalami kerugian Rp 30 juta, setelah dirampok, korban kemudian dilepas dan selanjutnya korban membuat laporan polisi," kata Ery di Banda Aceh, Jumat (20/9/2019). 

Atas laporan itu, kata Ery, tim Satgas KKB bentukan Polda Aceh langsung melakukan penyelidikan dan mengejar kelompok ini. 

"Pada Kamis kemarin tim Satgas KKB melakukan pengerjaan dari Bireun dan di lokasi TKP di Pidie Jaya tepatnya di Desa Keude, Kecamatan Trienggadeng polisi menyergap sebuah mobil yang diduga dikendarai oleh kelompok KKB," jelasnya.

Dalam penyergapan ini, lanjut Ery, petugas terlibat baku tembak dan menewaskan empat orang dari pihak KKB termasuk pimpinannya Abu Razak dan anggotanya bernama Wan Neraka, Zulfikar, Hamni. Sementara pelaku yang ditangkap bernama Wan Ompong. 

"Empat orang KKB meninggal dunia dan satu kritis," kata Dia. 

Kasus KKB ini, terang Ery, sudah ditangani oleh Polda Aceh. Pihaknya masih melakukan pengembangan dan memeriksa sejumlah saksi-saksi termasuk pelaku yang ditangkap. 

"Kita masih melakukan pengembangan apa motif kelompok ini. Untuk sementara kita bisa menjerat undang-undang darurat atas kepemilikan senjata api," tegas Ery. 

Selain menembak mati pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, berupa mobil jenis Avanza yang ditumpangi KKB, senjata api laras panjang jenis AK-56, senjata laras pendek jenis revolver dan 100 butir amunisi. 

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00