• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

KPK Kirim Surat Permohonan Cekal ke Ditjen Imigasi atas Nama Imam Nahrawi Sejak Agustus

19 September
20:54 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengirimkan surat permohonan pencegahan bepergian ke luar negeri atas nama Imam Nahrawi. Surat itu telah dikirimkan KPK kepada Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Kememtrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia. 

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta menjelaskan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dicegah ke luar negeri terhitung sejak Agustus 2019.

“Ya benar sejak akhir Agustus 2019” kata Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Febri menjelaskan bahwa KPK sudah mengirimkan surat pencegahan ke kantor Imigrasi, namun dirinya belum menjelaskan sampai kapan Imam Nahrawi dilarang meninggalkan tanah air.

Sebelumnya Imam Nahrawi telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kadus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) suap dana hibah dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kepada Komite Olrahraga Nasional Indonesia (KONI). 

KPK menduga ada penerimaan lain berkaitan dengan jabatan Imam Nahrawi sebegai Menpora. Diduga total uang tunai yang diterima Imam mencapai miliaran rupiah.

Penyidik KPK meyakini bahwa dalam kurun waktu 2014 hingga 2018, Imam Nahrawi melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum diduga menerima uang Rp 14,7 miliar. 

Imam Nahrawi dalam kurun waktu 2016 hingga 2018 diduga juga menerima uang Rp 11,8 miliar. Dengan demikian maka  total uang yang diterima Imam mencapai Rp 26,5 miliar.

KPK menduga uang yang diterima Imam merupakan bagian “commitment fee” atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora, penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00