• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Selama 2 Hari Api Yang Membakar TPA Panembong Subang Sulit Dipadamkan

19 September
17:00 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Panembong Subang, sudah berlangsung selama 2 hari sejak Rabu (18/9/2019) hingga Kamis (19/9/2019) sore, api masih sulit dipadamkan.

Padahal 5 unit kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar) sudah diturunkan sejak kemarin di lokasi TPA Panembong, dan puluhan petugas dari Damkar, Satpol PP, PMI, Dinkes, TNI/Polri serta BPBD, serta warga setempat, terus berusaha melakukan pemadaman api. Namun api sulit dipadamkan.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang Darmono Indra mengatakan, para petugas merasa kesulitan untuk memadamkan kobaran api, yang membakar gundukan sampah, akibat angin kencang yang terjadi dilokasi kejadian.

"Sejak kemarin hingga saat ini, api sulit dipadamkan. Padahal 5 unit kendaraan damkar sudah kita dikerahkan di TKP, bahkan warga setempat juga ikut memadamkan bersama-sama puluhan petugas gabungan dengan alat seadanya, karena angin berhembus sangat kencang, membuat api terus menjalar," ujar Darmono kepada wartawan di Subang, Kamis (19/9/2019).

Darmono menyebutkan, penyebab kebakaran TPA Panembong ini, pihaknya belum bisa memastikan, namun untuk dugaaan sementara, berdasarkan saksi mata di TKP, bahwa sebelumnya ada warga yang membakar sampah di kebun yang berdekatan dengan TPA Panembong, karena angin kencang api pun dengan cepatnya merembet ke gundukkan sampah yang ada di TPA.

"Dugaan sementara api berasal dari pembakaran sampah, yang dibakar di lokasi kebun warga sekitar, akibat cuaca kemarau yang panas serta diiringi hembusan angin, akhirnya api pun merembet ke TPA," terangnya.

Tidak hanya api yang terus merembet membakar gundukkan sampah kata Darmono, angin kencang juga mengakibatkan kepulan asap yang cukup tebal di lokasi TPA Panembong, membuat jarak pandang terganggu. Bahkan para petugas harus menggunakan masker, guna mengantisifasi agar para petugas tidak terkena gangguan saluran pernapasan, PMI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang menyiapkan 2 unit kendaraan ambulan.

"Kita tetap bersiaga penuh, dan kami bagikan juga masker kepada warga masyarakat sekitar lokasi TPA Panembong, agar tidak mengganggu saluran pernapasan, termasuk seluruh petugas harus memakai masker," imbuh Darmono.

Api yang membakar sampah di TPA Panembong ini lanjut Darmono diperkirakan, sudah mencapai diatas 2 hektare, dari luas lahan TPA seluruhnya 8 hektare.

"Sampai saat ini hampir 2 hektare lebih lah sampah yang terbakar itu," tegasnya.

Ia menambahkan, agar api tidak merembet ke pemukiman warga, BPBD dan tim gabungan PMI, dan TNI/Polri serta Dinas Kesehatan serta Satpol PP dan Damkar, terus melakukan pencegahan dengan memotong titik api yang hendak mensekat ke pemukiman.

"Kami terus berupaya, agar api tidak terus menyala, bahkan kami memotong titik api itu, dengan harapan tidak merembet ke pemukiman warga," pungkas Darmono.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00