• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Empat Kepala Daerah Kembali Serbu Banyuwangi untuk Adopsi Berbagai Program Pelayanan Publik

18 September
17:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banyuwangi : Kabupaten Banyuwangi kembali menerima tamu empat kepala daerah lintas pulau, untuk berbagi pengalaman mengembangkan daerahnya. Empat bupati tersebut adalah Bupati Tapanuli Selatan Sumatera Selatan, Syahrul M Pasaribu; Bupati Manggarai NTT, Deno Kamelus; Bupati Enrekang Sulawesi Selatan, Muslimin Bando; dan Bupati Konawe Kepulauan Sulawesi Tenggara, Amrullah.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Rabu (18/9/2019) mengatakan, Hadirnya empat Bupati di Banyuwangi tersebut, merupakan kesempatan yang cukup bagi Banyuwangi, utamanya untuk saling tukar ilmu dan program pembangunan untuk pengembangan daerah.

"Saya sangat gembira dengan hadirnya empat bupati bersama jajarannya di Banyuwangi, ini kesempatan bagi kami untuk saling tukar ilmu dan program pembangunan untuk pengembangan daerah," kata Anas.

Bupati Tapanuli Selatan, Syahrul Pasaribu, mengaku terkesan dengan beberapa kemajuan Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir, yang berdampak terhadap peningkatan perkembangan ekonoi rakyat, selain itu Inovasi yang sukses diterapkan akan diadopsi untuk mempercepat pelayanan terhadap masyarakat di Tapanuli Selatan.  

“"Kami ingin membuat hal serupa di Tanapuli Selatan, ini sumber inspirasi bagi kami bagaimana melestarikan budaya lokal dan mengembangkan ekonomi rakyat Enrekang, Ungkap Syahrul Pasaribu.

Dalam kesempatan itu, empat kepala daerah tersebut juga bersama-sama melakukan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Banyuwangi terkait kerjasama pengembangan potensi daerah, mulai dari mal pelayanan publik, e-kinerja, e-village budgeting, e-monitoring system, e-audit, e-planning, perbaikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), pengembangan pariwisata, hingga Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran, Pengelolaan Keuangan Daerah Terpadu (Simral).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00