• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Tahun 2022 Nanti 58 Persen Pekerjaan Tidak Dibutuhkan, Termasuk Profesi Wartawan

18 September
14:46 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sumedang : Pada tahun 2022 nanti sekitar 58 Persen pekerjaan dan profesi diprediksi tidak lagi dibutuhkan, tidak menutup kemungkinan termasuk profesi wartawan. Namun, pada tahun itu juga sekitar 65 persen jenis pekerjaan baru akan muncul. 

Demikian disampaikan Dr Jenny Ratna Suminar, M.Si dalam orasi ilmiahnya di Auditorium Gedung Pascasarjana Ilmu Komunikasi dalam rangka Peringatan Dies Natalis ke 59 Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Rabu (18/9/2019).

Kendati demikian, terang Jenny, perubahan itu sekarang sudah terjadi seperti, Bimbingan belajar (Bimbel) yang sudah diganti oleh ruang guru, termasuk dosen harus bersiap diri. Sebab, sumber belajar tidak lagi dari seorang dosen, bahkan guru tidak lagi dari seorang guru, artinya akan banyak profesi profesi yang harus berpindah sehingga, kita dituntut membuat modifikasi terlebih dijadikan motivasi agar semakin kreatif dalam menghadapinya.

"Oleh karena itu, meghadapi era industri 4.0 dunia kerja secara ideal tidak saja mencari orang yang pandai tetapi, harus memiliki motivasi untuk maju, berjuang, bersaing, berbagi dan yang paling penting mau melayani," katanya.

Contohnya, sambung Jenny, dulu tidak kepikiran sekarang akan ada ojek online atau mengirim barang melalui go send atau yang lainnya melalui aplikasi online, begitupun pada beberapa tahun kedepan nanti, masyarakat harus siap mengahadapi perubahan itu.

"Melalui orasi ilmiah dengan tema, Sumber Daya Manusia (SDM) Komunikasi Unggul diharapkan, tidak hanya dapat mengikuti teknologi dan industri saja tapi harus unggul dalam sisi sosial dan humanis dengan demikian tercipta harmoni dalam tatanan kehidupan pada era disrupsi ini tanpa menyampingkan nilai nilai sosial budaya di Indonesia yang harus tetap di junjung tinggi," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00