• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dinas Kesehatan Belum Temukan Kasus ISPA akibat Kabut Asap Di Samarinda

18 September
09:38 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Menurut data BMKG Samarinda, kabut asap pertama kali terpantau di Samarinda sejak 10 September 2019 lalu. Seminggu diselimuti kabut asap, Dinas Kesehatan  Samarinda melaporkan belum ada warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan, utamanya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)  akibat menurunnya kualitas udara. Hal ini disampaikan Rustam, Kepala Dinkes Samarinda.

"Dari laporan yang saya peroleh dari rumah sakit, belum ditemukan  kasus penyakit ISPA, tapi kami harap agar tidak terjadi lah itu," sebutnya.

Meski begitu, pihaknya mengaku terus melakukan pemantauan jika terjadi  peningkatan angka penderita penyakit yang menyerang saluran pernapasan. "Kan ada namanya pelaporan W2, jadi itu setiap minggu harus dilaporkan oleh pihak rumah sakit ke Dinas Kesehatan, penyakit yang berpotensi menyebabkan wabah. Jadi jika ada peningkatan suatu penyakit kami pasti tahu," Katanya Di Kantor Dinkes Jln Milono Rabu,(18/9/2019) Pagi

Rustam menyarankan agar masyarakat sementara membatasi aktivitas di luar ruangan terlalu lama, terlebih membawa anak usia balita karena lebih rentan terhadap penyakit. "Kalau memang harus keluar rumah harus pakai masker untuk mencegah terhirupnya partikel yang terbawa kabut asap," ujarnya.

Rustam juga mengimbau warga agar banyak minum air putih, sebagai salah satu langkah pencegahan penyakit ISPA. Beberapa gejala awal yang ditimbulkan dari ISPA di antaranya mata iritasi, flu, sakit kepala, sesak di dada, batuk, hingga alergi yang diperparah. 

“Saran pencegahannya antara lain kurangi paparan dengan mengurangi aktivitas luar rumah, menggunakan masker, cukup minum air dan tingkatkan daya tahan tubuh dengan makanan yang sehat dan vitamin," Tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00