• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tidak Berfungsi, DLH Samarinda Minta Bantuan Swasta

18 September
08:23 2019
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda meminta bantuan pihak swasta untuk mengukur kualitas udara di Kota Tepian sejak terkena dampak kabut asap.

Kepala DLH Samarinda Nurrahmani menyebutkan pihaknya meminta bantuan pihak swasta, sebab  alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang ada sudah tidak berfungsi dan tidak ada parameter pengukur polusi kabut asap.

“Dulu ada (ISPU), tapi tidak ada pendeteksi parameter kabut asapnya. Walaupun ada (ISPU) tapi tidak menunjukkan polusi kabut asap, jadi nanti bisa jadi hasilnya baik-baik aja. Tapi kami tidak putus asa, kita sudah minta CSR dari PT Zel, mereka punya alat itu, kita minta bantu ukur, kita lihat nanti apa jawabannya. Kami tidak berani bilang ini (kabut asap) berbahaya, karena indikatornya tidak ada,” ujar Nurrahmani , Rabu (18/9/2019).

Meski demikian secara kasat mata menurut Nurrahmani jika telah terlihat kabut asap seperti saat ini, sudah seharusnya warga untuk menggunakan masker saat beraktivitas diluar ruangan.

Diketahui alat ISPU milik Pemerintah Kota dulu terpasang di Simpang Empat Mall Lembuswana Samarinda, namun karena sudah tidak berfungsi, alat tersebut dicabut dan tidak lagi digunakan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00