• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Karhutla Lagi, DPR: KLHK Tidak Kompeten!

17 September
20:56 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi diberbagai daerah dinilai sebagai bentuk nyata dari ketidakkompetenan dari jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS) menegaskan, KLHK tidak becus kerjanya karena karhutla yang terjadi pada tahun 2015 lalu berhenti bukan semata-mata karena upaya pemadaman, tapi justru lebih karena adanya hujan.

"KLHK itu ga benar lah kalau mereka sudah berbuat di 2015. 2015 itu keadaannya karena ada hujan," tegasnya saat berbincang dengan Radio Republik Indonesia, Selasa (17/9/2019).

Meski demikian, lanjut politisi Partai Gerindra ini, karhutla tahun ini sesungguhnya jauh lebih hebat dari beberapa tahun sebelumnya. Sebab berdasarkan data dari BMKG, saat ini karhutla sudah melanda 30 provinsi di Indonesia. Kebakaran pun terjadi tidak hanya di lahan gambut, tapi juga di hutan milik Perhutani sendiri.

"Jadi tidak hanya di hutan gambut, hutan-hutan kita yang terbakar itu termasuk hutan-hutannya Perhutani juga terbakar semua. Merbabu terbakar, Rinjani juga terbakar," jelasnya.

Kondisi itu ditegaskannya membuktikan kalau KLHK telah melanggar undang-undang. Sebab mereka berkewajiban bersama-sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan perlindungan hutan. 

"Baik itu yang ada di luar maupun di kawasan hutan itu sendiri. Ini harus dilakukan perlindungan. Juga termasuk bila terjadi suatu benih titik api, tentu sudah ada yang namanya early warning system yang harus diperhatikan oleh KLHK. Dan ini terlambat dalam antisipasi kebakaran hutan," sesalnya.

"Menurut saya ini bukan suatu lembaga yang kompeten ini. Harusnya orang-orang ini kompeten tapi ga kompeten semua," pungkasnya. (Foto: Antara)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00