• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

1.625 Jiwa Warga di Subang Alami Krisis Air Bersih

17 September
20:31 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Dampak dari musim kemarau panjang, sebanyak 529 Kepala Keluarga (KK) atau 1.625 Jiwa di Desa Ponggang Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang, mengalami krisis air bersih.

Untuk menanggulangi krisis air bersih yang dialami warga masyarakat Desa Ponggang itu, menurut Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang Darmono Indra, BPBD berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan PDAM Tirta Rangga Kabupaten Subang, guna mendistribusikan air bersih untuk 1.625 jiwa yang saat ini sedang mengalami krisis air tersebut.

"Kami sudah mendistribusikan air bersih itu sejak hari Sabtu 14 September 2019 lalu sebanyak 4 tanki air dengan kapasitas 4 ribu liter per tanki, kemudian kami distribusikan lagi pada hari ini sebanyak 4 tanki lagi," ujar Darmono kepada wartawan di Subang, Selasa (17/9/2019).

Air bersih yang sudah didistribusikan itu diharapkan Darmono, agar dimanfaakan dan digunakan sebaik-baiknya, hanya boleh digunakan untuk kebutuhan minum dan memasak, sedangkan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus, agar memaksimalkan air di aliran sungai yang ada saja.

"Tidak hanya masyarakat Desa Ponggang Kecamatan Serangpanjang saja yang saat ini sedang mengalami krisis air bersih itu, tetapi juga warga masyarakak yang berada di Kecamatan Pabuaran dan Pusakajaya juga mengalami hal yang sama. Kami juga melayani kebutuhan air bersih bagi warga Masyarakat di Kecamatan Pabuaran dan Pusakakaya, sehingga saya harap masyarakat, untuk tidak menggunakan air bersih itu diluar kebutuhan minum dan memasak," tegasnya.

Sementara untuk pendistribusian air bersih bagi warga Kecamatan Pusakajaya lanjut Darmono, baru akan dilakukan kembali pada hari Rabu 18 September 2019 besok, sedangkan untuk masyarakat di Kecamatan Pabuaran, sudah mendapatkan bantuan 2 unit pompa air dari Polres Subang, sehingga tidak perlu lagi dikirim air bersih dari BPBD.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00