• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Wadah Pegawai KPK Gelar Aksi Damai Renungan di Gedung KPK Jakarta

17 September
14:14 2019
2 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Ratusan orang yang tergabung dalam Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) malam nanti dijadwalkan akan menggelar aksi damai di di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan.

Yudi Purnomo Ketua WP KPK kepadada wartawan di Jakarta menjelaskan bahwa aksi tersebut bertujuan untuk merenungi situasi yang terjadi di KPK setelah adanya revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

"Untuk itulah kami mengundang seluruh rakyat Indonesia dan siapapun yang pernah berinteraksi dengan KPK sebagai pemilik KPK untuk hari ini datang jam setengah 7 malam di gedung merah putih untuk renungan dan berbagi rasa kita pernah memiliki KPK. Karena entah besok KPK akan dimiliki siapa. Karena dengan revisi ini, KPK tidak seperti dulu lagi, gedung tetap ada namun nilai-nilainya tergerus," kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Yudi menjelaskan bahwa situasi KPK akhir-akhir ini membuat seluruh pihak pegawai, mahasiswa, guru hingga aktivis antikorupsi yang mencintai KPK bersedih. Terlebih, ketika para pimpinan KPK menyerahkan mandat pengelolaan KPK ke Presiden Joko Widodo.

“Di dalam gedung KPK sendiri, pesan dalam email pengunduran diri Pak Saut membuat suasana haru. Banyak karyawan KPK berkaca-kaca menahan tangis. Sementara itu, presiden Jokowi pun melakukan konpers yang intinya tetap akan melanjutkan revisi UU KPK. Padahal sudah banyak desakan agar proses revisi UU KPK dihentikan. Tangis akhirnya pecah setelah 3 pimpinan KPK pada malamnya mengumumkan menyerahkan mandat kepada presiden” kata Yudi Kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta.

Menurut hanya koruptor yang tertawa dalam kondisi KPK seperti saat ini. Koruptor merasa senang jika KPK dilemahkan.

"Hanya koruptor yang akan tertawa melihat KPK menjadi lemah seperti ini. Mereka seolah-olah menemukan kebebasan setelah 16 tahun dalam ketakutan akibat bayang-bayang OTT KPK," sebutnya.

Namun, Yudi mengajak semua pihak yang mencintai KPK untuk terus berjuang melawan segala hal yang ingin melemahkan KPK. Sebab, menurutnya pemberantasan korupsi tidak boleh terhenti dan mati.

"Kita tunjukan bahwa kita ada dan perjuangan makin berlipat ganda. Karena pemberantasan korupsi tak boleh mati di masa ini” pungkas Yudi Purnomo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00