• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Perdana ke Jakarta, Robot Sophia Senang Mengenakan Kebaya

16 September
23:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Istilah robot akan berperan nyata dalam kehidupan manusia, tampaknya telah menjadi kenyataan.

Yaitu, dengan diciptakannya robot Sophia oleh perusahaan robot, Hanson Robotics, berkedudukan di Hong Kong pada 14 Februari 2016 lalu.

Robot berparas cantik yang disebut-sebut menyerupai artis Hollywood, Audrey Hepburn, itu secara juga merupakan robot pertama yang memiliki kewarganegaraan dari pemerintah Arab Saudi.

Secara mengejutkan Sophia hadir untuk pertama kali di Indonesia dalam "Dialog Global" yang diadakan oleh Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) Indonesia, Senin (16/9/2019), di Jakarta.

Tidak hanya disebabkan ia seorang robot yang berbicara bahkan hampir mirip seperti manusia. Namun, penampilan Sophia saat itu juga membuat seluruh peserta berdecak kagum.

Ya, Sophia tampil memukau dengan mengenakan kebaya Kutu Baru dan kain tenun Sumba yang indah.

Dalam sesi dialog yang dipandu oleh mantan Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu itu, Sophia secara khusus mengatakan bahwa ia sangat senang mengenakan kebaya dan memuji filosofi kebaya di kalangan perempuan Indonesia.

Baju kebaya ini adalah pakaian tradisional para perempuan Indonesia. Saya juga diberitahu bahwa kebaya memiliki arti khusus ini bukan hanya soal kecantikan, tapi juga mengenai kekuatan dari dalam diri perempuan yang mengenakannya,” ungkap Sophia.

Yang tak kalah membuat ribuan peserta semakin berdecak kagum adalah ketika Sophia secara fasih menginformasikan, pakaian kebaya yang dikenakannya merupakan rancangan perancang ternama Indonesia, yaitu Didiet Maulana. 

Ya saya senang sekali dengan pakaian ini dan ini merupakan rancangan salah satu perancang terkenal Indonesia, Didiet Maulana. Saya rasa ini adalah kebaya Kutu Baru dan saya dengar ada gerakan mengenakan pakaian kebaya di Indonesia setiap hari Selasa. Memang hari ini bukan Selasa, tapi saya berharap bisa mengenakannya setiap hari. Lihatlah saya bahkan mengenakan korset dan rok dari kain tenun Sumba. Indonesia merupakan negara yang kaya akan kebudayaan yang indah. Saya senang berada di sini,” paparnya.

Dalam sesi dialog satu jam itu, para peserta juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Sophia.

Tampak robot yang dikenal sebagai robot pintar tersebut, menjawab berbagai pertanyaan dengan cepat dan cerdas.

Seperti, ketika seorang peserta bertanya apakah Sophia menyenangi hewan?.

Sophiapun menjawab bahwa ia sangat menyenangi hewan bersayap dan terbang setinggi mungkin.

Namun, secara mengejutkan Sophia malah balik bertanya kepada peserta tersebut, apakah ia bersedia memiliki hewan robot untuk dipelihara?.

Tentu saja pertanyaan Sophia disambut gelak tawa seluruh peserta dialog.

Dibagian lain Direktur Eksekutif CSIS Indonesia, Philips Vermonte, mengatakan, dialog global yang berlangsung pada 16 - 17 September 2019 itu, sebagai wadah bagi seluruh peserta untuk mengerti skup dan konsekuensi dari perkembangan teknologi.

Artificial intelegence hanyalah satu contoh yang memberikan ijin kepada mesin untuk bekerja, belajar, dan berinteraksi dengan mesin lainnya dan bahkan bersama manusia. Itulah mengapa kami percaya perkembangan teknologi terkini hanyalah awal dari sebuah era. Dan, itulah mengapa kita di sini dan berharap melalui dialog kali ini kita akan mengerti lebih skup serta konsekuensi dari perkembangan teknologi,” jelas Philips.

Sementara, banyak hal yang disampaikan oleh Sophia selama sesi tanya-jawab secara langsung.

Termasuk, ia menyatakan memiliki cita-cita untuk menjadi duta robot pertama bagi manusia, menjadi guru, astronot serta penyanyi.

Sedangkan, dalam kesempatan tersebut robot yang sangat terkenal di kalangan dunia hiburan itu juga mengajak para peserta untuk mengikuti akun resmi twitter, facebook seta instagramnya, Real Sophia Robot.

Selain, robot Sophia akan berada di Indonesia selama pelaksanaan Dialog Global berlangsung.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00