• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

AirVisual: Status Udara Hazardouz, Pekanbaru Resmi Darurat Asap

16 September
23:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Berdasarkan data dari AirVisual, Senin, 16 September 2019 malam, pukul 22.00 WIB (waktu Jakarta), Air Quality Index (AQI) Pekanbaru berada di 434 alias masuk kategori berbahaya! 

Semua itu akibat asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang masif terjadi dalam dua bulan terakhir. Namun begitu, tingkat polusi ini tidak tetap dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Pengukuran AirVisual terhadap kualitas udara dilakukan menggunakan parameter PM (particulate matter) 2,5 alias pengukuran debu berukuran 2,5 mikron berstandar US AQI. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan, ambang batas sehat konsentrasi PM 2,5 di sebuah kota tak dapat lebih dari 25 mikrogram per meter kubik dalam 24 jam.

Air Quality Index (AQI) merupakan indeks yang digunakan AirVisual untuk menggambarkan tingkat polusi udara di suatu daerah. AQI dihitung berdasarkan enam jenis polutan utama, yaitu PM 2,5, PM 10, karbon monoksida, asam belerang, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Berdasarkan data AirVisual, kandungan PM 2,5 di Palembang berada di angka 401 µg/m³. Kondisi cuasa 25 derajat berawan, tingkat kelembaban 59%, kecepatan angin 2.7 km/jam, dan bertekanan 1010 mb.

Untuk diketahui, AQI mempunyai rentang nilai antara 0-500. Makin tinggi nilai AQI, artinya makin tinggi tingkat polusi udara di wilayah tersebut.

Skor 0-5 berarti kualitas udara bagus, 51-100 berarti moderat, 101-150 tidak sehat bagi orang yang sensitif, 151-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, dan 301-500 ke atas berarti berbahaya.

Perubahan kualitas udara Pekanbaru yang sangat drastis dari AQI diangka 124 pada pukul 10.00 WIB dengan status tidak sehat menjadi berbahaya di angka AQI 434 menjadi pertanda bahwa Pekanbaru serta Riau pada umumnya dalam keadaan darurat asap Karhutla.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00