• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Karhutla Riau: Kampar Masih Menyala, Asap Ganggu Pelabuhan Dumai

16 September
22:57 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) penanganan dan penindakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau di Pekanbaru, Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan masih melakukan pemadaman kebakaran lahan gambut di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (16/9/2019). 

Kebakaran lahan di Kampar masih terjadi dan membuat sejumlah wilayah di Provinsi Riau terpapar kabut asap. Pemadaman Tim Darat yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, TNI-Polri, serta BNPB terus berusaha menetralisir titik-titik api yang terus muncul dari lahan gambut tersebut.

Akibat kabut asap dari kabakaran lahan, sudah mengganggu aktivitas masyarakat, keadaan kesehatan, jarak pandang lalu lintas darat dan air, sampai perekonomian khususnya sektor pariwisata ikut terdampak dengan menurunnya pengunjunga ke kawasan pantai yang berselimut asap pekat dengan aroma menyengat. 

BACA JUGA: Asap Karhutla Semakin Gawat, Presiden Jokowi Bertolak ke Riau

Satu lagi, asap sudah mengganggu operasional jadwal bongkar muat Pelabuhan PT Pelindo I, Dumai, Provinsi Riau. Kapal kargo bermuatan inti kelapa sawit (palm kernel) terpaksa harus mengalami keterlambatan sandar di dermaga Pelindo I akibat kabut asap yang menyelimuti Pelabuhan Dumai selama tiga pekan terakhir.  Otoritas setempat sudah memastikan, bahwa pelayanan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) bakal mengalami gangguan.

Belum diketahui secara pasti berapa kerugian dari terhambatnya bongkar muat di Pelabuhan Dumai.

BACA JUGA: Tembus Asap Tebal Riau, Pesawat Kepresidenan RI-001 Landing Mulus

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus memimpin Rapat Terbatas (Ratas) untuk membahas penanganan Karhutla sekaligus pengentasan kabut asap pekat yang terus menyelimuti dan merusak udara Provinsi Riau, Senin (16/9/2019) malam.

Kepala Negara menginstruksikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat untuk turut berperan aktif dalam pencegahan dan penanganan Karhutla serta mengintensifkan upaya penegakan hukum bagi perusahaan dan perorangan yang melakukan pembakaran hutan untuk membuka lahan. 

BACA JUGA: Presiden Jokowi Sesalkan Karhutla Kembali Terulang dan Meluas

Dalam penindakan kepada pembakar lahan, TNI-Polri nantinya akan bersinergi. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang turut serta dalam rapat, berikut Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead, nantinya bakal saling mengisi untuk penanggulangan sekaligus penindakan. Badan Restorasi Gambut akan memberikan semua pengetahuan mengenai karakteristik lahan gambut secara detil.

Kemudian nantinya Satgas Karhutla dimana ada unsur TNI-Polri di dalamnya akan menggunakan masukan tersebut untuk digunakan sebagai pedoman langkah pemadaman. Barulah kemudian, sambil berjalan, Polri akan menyelidiki setiap detil bukti yang ditemukan di lapangan guna menjerat para pembakar lahan tersebut.

BACA JUGA: Presiden Sampaikan Tiga Poin Terkait Penanganan Karhutla

Selain Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Badan Restorasi Gambut, turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Riau dan Ratas antara lain Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Adita Irawati, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Sekretaris Militer Presiden Brigjen TNI Suharyanto.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00