• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Mendag Enggartiasto Berikan Kuliah Umum Bagi Peserta Diklat Sespimti Polri di Lembang

16 September
20:54 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Mempunyai peluang untuk menyampaikan kuliah umum dihadapan peserta pendidikan dan latihan sekolah perwira tingi (Sespimti) Polri merupakan suatu kehormatan bagi seorang Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan RI.

“Apalagi topiknya memang sangat sesuai dengan kondisi kekinian, ditengah situasi ketidakpastian ekonomi. Karena tidak hanya mengurusi atau mengatasi urusan disalam negeri, tetapi seberapa besar  terpengaruhnya didalam kondisi ekonomi global,” ungkap Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kepada RRI usai memberikan kuliah umum di Sespim Polri Maribaya Lembang Kabupaten Bandung Barat, Senin,(16/9/2019).

Kemudian topik itu kata Enggar berkaitan dengan tugas-tugas kepolisian memgenai pengamanan yang sudah disampaikan secara terbuka.

Dalam dialog dengan peserta, Enggar tidak menduga akan mendapat pertanyaan yang kritis dan tajam, yaitu menyangkit hal-hal yang diluar dugaan yang harus dilakukan. Bahkan ia mendapat indormasi dan masukan

Mendag menaruh harapan dari Sespimti, agar ke depannya Polri biaa menghadapi ketidakpastian global.

“Dari pertanyaan dan statemennya, para perwira tinggi Polri itu siap betul untuk mengambil langkah/langkah pengamanan dan memberikan iklim yang kondusif serta menciptakan iklim investasi yang kondusif,” ujarnya.

Bukannya kami yang berbicara, tetapi justru polisi yang memberi catatan kepada pemerintah dan kementrian perdagangan.

“Potensi perang dagang deviasi mata uang asing itu harus diatasi karena berpotensi negatif bagi kita dengan banyaknya peraturan yang tumpang tindih,” sebutnya.

Untuk aksi premanisme saat ini sudah mulai berkurang karena polisi semakin galak.

“Selama 3 bulan ramadhan berturut-turut harga kebutuhan pokok masyarakat bisa terkendali. Saya sebagai Menteri perdagangan merasa keberadaan satgas pangan sangat membantu saat turun kelapangan. Polisi dengan seragam putihnya turun, tidak ada yang berani mengganggu ataupun melakukan penimbunan barang,” tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00