• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Hampir 9 Bulan, 12 TKI Ilegal Asal Subang Meninggal di Luar Negeri

16 September
20:21 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Selama Januari hingga pertengahan September 2019, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang mencatat 12 kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang meninggal dunia, dan Jenazahnya dipulangkan ke tanah air.

Kepala Seksi Penempatan TKI dan Bina Penta Disnakertrans Kabupaten Subang Indra Suparman membenarkan, hampir 9 bulan ini pihaknya sudah melakukan penjemputan jenazah TKI asal Subang yang meninggal di luar negeri.

Penyebab meninggalnya 12 TKI itu kata Indra, rata-rata sakit saat bekerja, dan dari kasus 12 TKI ilegal yang meninggal itu didominasi TKI yang bekerja di Malaysia.

"Selama ini kita sudah memulangkan 12 jenazah TKI yang meninggal dunia ke tanah air, penyebabnya rata-rata mengalami sakit," ujar Indra kepada wartawan di Subang, Senin (16/9/2019).

Ke 12 TKI yang meninggal di luar negeri itu dikatakan Indra, hampir seluruhnya merupakan TKI Ilegal, alias pemberangkatan dan penempatannya di luar negeri tanpa menggunakan jalur resmi.

Namun demikian menurut Indra, jika sudah terjadi kasus yang menimpa TKI, tetap pemerintah yang bertanggungjawab memulangkan jenazahnya, termasuk memperjuangkan hak-haknya baik kepada sponsor yang memberangkatkannya, maupun kepada majikannya.

"Semua TKi yang meninggal itu hampir seluruhnya ilegal, namun kita tetap berkewajiban untuk memulangkan jenazahnya, termasuk memperjuangkan hak-hak TKI yang bersangkutan," tegasnya.

Maka dari itu Indra berharap, semua kasus TKI ilegal yang meninggal itu, bisa menjadi contoh bagi calon TKI lainnya, agar menjadi TKI yang resmi melalui jalur pemberangkatan dan penempatan yang diatur oleh pemerintah, karena dijalur resmi ini, semua persyaratan semuanya diverifikasi, termasuk kesehatan calon TKI yang bersangkutan.

Sedangkan TKI ilegal, calon TKI tidak pernah dilakukan medical cek up, sehingga tidak diketahui bahwa calon TKI itu sehat atau tidak sehat, ketahuan sakit setelah bekerja di luar negeri, seperti kasus 12 TKI yang jenazahnya sudah dipulangkan ke tanah air.

"Itulah perbedaan TKI yang legal dengan ilegal, saat proses pemberangkatan kita lakukan rekam medis TKI yang bersangkutan, kita tidak sembarang memberangkatkan, ya mudah-mudahan saja semua kasus TKI ilegal yang meninggal ini, menjadi contoh bagi para calon TKI kita, agar berangkat dengan jalur resmi," pungkas Indra.

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00