• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

TPA Antang 15 Jam Terbakar, Ternak Hangus, Makassar Berasap

16 September
13:38 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sejumlah kota di Indonesia mengalami dampak asap pekat menyengat akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Akan tetapi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terdampak asap pekat akibat kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, Senin (16/9/2019).

Api berkobar melahap sampah menggunung sejak Minggu, 15 September 2019 menjelang sore, hingga Senin, 16 September 2019 dini hari. Akibat kebakaran sampah di TPA Antang yang tersebut sebagian daerah di Makassar dan Kabupaten Gowa berselimut asap tebal pada pagi hari. Sementara petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.

Kebakaran juga kabarnya menelan korban hewan ternak, tiga ekor sapi terpanggang hidup-hidup. Namun hingga api sudah dijinakkan tadi pagi, kawanan ternak sapi masih nampak mondar-mandir menerobos kabut asap di TPA Antang. Hewan-hewan tersebut memang sengaja dilepas pemiliknya untuk mencari makan di tempat sampah.

Namun Komandan Regu Dinas Damkar Kota Makassar, Hidayatullah mengatakan, banyak hewan ternak sapi yang diselamatkan dengan dibantu Animal Rescue didukung alar berat. 

"Di sini memang tempatnya sapi-sapi cari makan, kebetulan sempat ada sapi terperosok ke parit dekat api, susah keluarnya. Jadi tadi ada dari anggota animal rescue bersama kami, dibantu warga dan eskavator, sambil disiram air, akhirnya bisa kami evakuasi," ujar Hidayatullah.

Kebakaran TPA Antang juga mengakibatkan para siswa terganggu saat berangkat sekolah. Murid-murid SD nampak berjalan kaki mengenakan masker medis guna menghindari asap yang sudah menebar aroma tidak sedap itu.

Asap tebal itu diakui memang berasal dari kebakaran selama lebih kurang 15 jam di TPA Antang. Asap tebal juga sudah mulai masuk ke permukiman warga.  

Seperti dilansir kompas, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin mengatakan, pihaknya berhasil memadamkan api setelah menurunkan 15 armada mobil Damkar. Api dipadamkan setelah hanya beberapa meter dari permukiman. 

"Kondisi kini terlihat sudah tidak ada titik api. Hanya asap putih proses pembakaran yang sudah terdampak proses pendinginan," kata Hasanuddin, Senin (16/9/2019) siang. 

Sementara itu, Lurah Tamangapa Abdul Rasyid menyebut, kebakaran yang melanda TPA Antang ini membuat asap terus mengepul hingga mengganggu aktivitas warga.  Pemerintah setempat beserta aparat kepolisian dan TNI sudah membagikan masker kepada warga.

Keadaan terkini, hampir beberapa kelurahan di Kecamatan Manggala, Makassar, diselimuti asap sisa terbakarnya sampah.

"Ada empat blok yang terbakar. Warga sempat mengumpulkan barang-barang berharganya karena takut api menyebar ke permukiman," kata Rasyid. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00