• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Anak Dibawah Umur Ikut Unjuk Rasa, Eksploitasi Atau Bukan?

15 September
15:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Masih membekas di masyarakat, konflik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan PB Djarum beberapa waktu lalu. KPAI tegas menuding PB Djarum mengeksploitasi anak dibawah umur dengan seragam berlogo perusahaan rokok dalam Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum 2019. 

Padahal jika merunut sejarah, kegiatan itu sudah dilakukan PB Djarum sejak lama, bahkan hingga melahirkan para juara bulutangkis dunia.

Ketegasan KPAI dan semangat PB Djarum melakukan perlawanan yang didukung masyarakat akhirnya berujung pada komitmen damai. KPAI dan PB Djarum akhirnya sepakat hentikan pertikaian, dengan syarat bahwa PB Djarum tidak boleh lagi menyuruh anak-anak dibawah umur mengenakan kaos seragam bertanding dengan logo perusahaan rokok Djarum Kudus karena itu ditegaskan KPAI sebagai salah satu bentuk eksploitasi anak.

Masih hangat isu tersebut, tiba-tiba dalam aksi unjuk rasa pendukung Revisi Undang Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tertangkap kamera banyak sekali anak usia dini atau dibawah umur ikut berdemo membawa spanduk dan bendera di halaman Gedung KPK Merah Putih, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9/2019) kemarin.

Untuk diketahui, berdasarkan Pasal 87 UU 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, mereka yang masih dibawah umur itu dilarang terlibat aksi unjuk rasa, apapun alasannya.

Tapi kenyataannya, dalam aksi unjuk rasa kemarin, sejumlah anak nampak nyata berbaris rapih membawa spanduk dan bendera sambil meneriakkan dukungan terhadap Revisi UU KPK. Apakah anak-anak itu mengerti betul isi Revisi UU tersebut, tiada seorangpun yang bisa menjawab atau memastikannya.

Tapi satu hal yang pasti adalah anak-anak itu tidak diperbolehkan secara hukum berada di tempat itu. Dan mereka yang membawa anak-anak usia dini bisa kena tuduhan eksploitasi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00