• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Kuliner Raja Durian, Family Time di Akhir Pekan

14 September
19:13 2019
2 Votes (3)

KBRN, Jakarta : Akhir pekan sudah tiba, Sabtu dan Minggu menjadi waktu bagi setiap keluarga di Jakarta untuk menjalankan 'ritual' family time. Jalan bersama keluarga, suami-isteri-anak, mungkin mengajak serta orang tua, keponakan, sepupu, teman dekat, semua bisa dilakukan untuk membuat weekend menjadi lebih berarti.

Dari pagi sudah keluar, mengunjungi tempat-tempat wisata seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kebun Binatang (Bonbin) Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol termasuk wahana keren Dunia Fantasi (Dufan), sampai kongkow nikmati suasana Kota Tua Jakarta, akan bisa menjadi awal. Kemudian makan siang bersama di tempat-tempat yang menyediakan kuliner lezat nusantara.

Tak terasa, sudah maghrib, dan bagi umat Islam pastinya akan singgah untuk salat berjamaah bersama keluarga di Masjid Istiqlal, Masjid Sunda Kelapa, Masjid At-Tien TMII, atau bisa juga di Masjid lainnya di Jakarta. Usai menunaikan ibadah salat maghrib, tiba saatnya makan malam. Tapi sepertinya perut sudah tak bisa menerima makanan berat. Lalu kemana tujuan kulinernya?

Pasti tidak ada orang Indonesia yang bisa menolak durian. Kalau begitu arahkan saja kendaraan ke Kafe Raja Durian di Jalan Danau Sunter Utara Blok B No. 12A, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang menyediakan durian jenis montong lokal Sulawesi sampai durian Medan nan tersohor itu.

Sensasi Kebersamaan di Kafe Raja Durian Sunter

Anis dan rombongan keluarga beserta rekan-rekannya tiba di Kafe Raja Durian. Parkir kendaraan sebentar, lalu semuanya masuk dan cari meja masing-masing. Karyawan Kafe pun tanggap seraya memberikan pilihan menu yang masing-masing sudah dilengkapi banderol harga.

Daging durian, sop durian kacang merah, sop durian pisang ijo, jus durian, sop durian original, sop durian spesial, pancake durian, sop durian ketan item, es krim durian, sampai pempek dan cendol durian, itulah menu yang ditawarkan. 

Tapi sepertinya semua pilihan menu itu kurang menantang bagi Anis dan keluarganya. Mereka ingin sesuatu yang bisa dinikmati beramai-ramai, karena ada iklan yang bilang 'asiknya rame-rame'. Akhirnya, semua mufakat, pilih makan buah durian belah langsung di tempat.

Dipesanlah 4 (empat) durian montong lokal Indonesia yang masing-masing seberat 3 (tiga) kilogram. Satu durian disajikan untuk tiga orang, sehingga lengkap sudah 12 orang sudah mendapat bagiannya masing-masing. Tiba saat yang ditunggu, belah duren (durian). 

Karyawan kafe membelah durian tersebut satu persatu, hingga akhirnya siap santap.

Untuk diketahui, menurut Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian, Durian Montong merupakan bibit asli (plasma nutfah) yang berasal dari Jawa Tengah. Daging buahnya yang tebal dengan tekstur bulat, ditambah rasa manis yang menggoda, membuat durian Montong terus membumi, hingga muncul durian Petruk sampai durian Medan dan durian Montong Sulawesi.

Singkat cerita, satu per satu daging durian Montong itu mulai dilahap perlahan. Sampai akhirnya lenyap semuanya dari atas meja, tersisa kulitnya saja. Semua kenyang, semua menikmati sambil bercengkerama hangat antara satu sama lain, hingga apa yang dituju setiap keluarga yakni family time terasa sangat kental malam ini.

"Rasanya manis, legit dimulut, dagingnya tebal, bijinya kecil, mantap betul alias mantul," ucap Anis kepada RRI, Sabtu (14/9/2019).

Sudah kenyang, saatnya berhitung. Karyawan Kafe Raja Durian memberikan tagihan seharga Rp1.200.000 sudah termasuk pajak. Hitungannya, per satu buah durian dengan berat tiga kilogram untuk disantap tiga orang, dibanderol lebih kurang Rp300.000. 

"Harga memang segitu, tapi tidak apa-apa, ini hanya terjadi sepekan sekali kumpul bersama keluarga. Dan rasa serta kualitas memang mewakili harga. Montong Sulawesi, Medan, dengan kualitas seperti ini pastinya bakal mahal. Tapi satu hal, momen kebersamaan itu melebihi harga duriannya," tutur Anis.

Sementara karyawan Kafe Raja Durian, sebut saja Indra mengatakan, tempatnya memang banyak dikunjungi mereka yang ingin menyantap durian, atau menikmati sensasi makan durian yang dibelah di tempat. Biasanya memang dua sampai tiga orang akan memesan satu buah durian untuk dinikmati ramai-ramai. Dan semakin malam, Kafe ini makin ramai, terutama akhir pekan.

"Kami juga sudah merambah menjadi rekanan dari aplikasi moda penjualan online. Jadi selain pelanggan yang datang, pesanan juga bisa secara online, tinggal kirim pakai driver ojek online," ujar Indra seraya memberikan alamat media sosial Instagram (IG) Rajadurian.id untuk menambah followers.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00