• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Mendag Enggartiasto: Wisudawan Akademi Metrologi dan Instrumentasi Abdikan Diri Kepada Masyarakat

14 September
06:19 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta kepada lulusan Akademi Metrologi  dan Instrumentasi Kementrian Perdagangan agar bisa mengabdikan dirinya kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

“Tuntutan konsumen akan semakin meningkat terhadap layanan Metrologi dan Instrumentasi, sebagai suatu ciri bangsa yang akan semakin maju, dengan pendapatan perkapita yang terus meningkat,” ujarnya kepada RRI, usai menghadiri wisuda lulusan Diploma 3 Akademi Metrologi dan Intrumentasi Kementerian Perdagangan di Parongpong Kabupaten Bandung Barat, Jum’at (13/9/2019).

Wisuda sebanyak 38 orang lulusan D.3 Akademi Metrologi dan Instrumentasi Kementerian Perdagangan angkatan I tahun akademik 2018/2019 itu, berlangsung dalam sidang terbuka yang dipimpin Direktur Akademi Prof. Endang Yuli Astuti.

Menurut Enggar, dengan terlaksananya wisuda angkatan I, berbagai dunia usaha dan industri akan melirik.

“Saya akan sampaikan kalau anda membutuhkan tenaga kerja yang andal, terbaik dan terpercaya, kami siap dan benar-benar mempersiapkan mereka dengan sebaik-baiknya, untuk dipersembahkan kepada negeri ini.Inilah yang sudah dilakukan oleh direktur akademi dan jajarannya".

Dalam kaitan itu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta kepada para wisudawan bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa ini dan menjaga nama baik almamaternya.

Direktur Akademi Metrologi dan Instrumentasi Kementerian Perdagangan Prof. Endang Yuli Hastuti menjelaskan, dari awal Kementrian Perdagangan koncern pada pendidikan.

“Mereka( mahasiswa) sekolah dibiayai oleh Kemendag dan mereka bebas untuk mengabdi dan berkarya dimanapun. Dari 38 siswa 5 orang diantaranya sudah diterima bekerja di swasta,” ujarnya.

Namun Prof Endang berharap mereka bisa masuk di unit metrologi yang legal. “Di  Indonesia saat ini ada 250 unit yang masih membutuhkan tenaga-tenaga mereka, tetapi memang masih tergantung kepada rekrutmen pegawai di masing-masing daerah. Harapan saya karena mereka dibiayai negara, sebagian besar bisa mengabdi untuk negara pada unit-unit metrologi yang legal,” ungkapnya.

Saat ini kata Endang, mahasiswanya yang ada sebanyak 165 orang untuk satu program studi Metrologi dan Instrumentasi.

“Diharapkan kalau lulusannya sudah bekerja kita lapor ke badan akreditasi agar bisa naik dari C ke B, kalau bisa bahkan ke A,” ujarnya penuh harap.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00