• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Kementan Kirim 54 Petani Muda Belajar di Taiwan

13 September
19:58 2019
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Sebanyak 54 petani muda dari berbagai daerah dikirim belajar pertanian di  negara Taiwan, sebagai upaya mewujudkan target Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045, yang telah dicanangkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).  

Para pemuda milenial yang berkisar usia antara 21-36 tahun itu, akan mendalami bidang pertanian selama 1-2 tahun di Taiwan karena negara tersebut dianggap lebih maju. 

Sepulang dari negara tersebut, mereka diharapkan bisa mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya untuk kemajuan pertanian di daerahnya masing-masing.

"Ke Taiwan untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan dan pengalaman bagaimana bertani yang baik. Bukan hanya memelihara atau memproduksi pertanian, tapi juga bagaimana mengemas hingga menjual produk dengan baik," ungkap Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Dedi Nursamsi kepada wartawan, di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/9/2019).

Menurutnya, saat ini Indonesia hanya bisa mengeksport tenaga manusia terlatih untuk menimba ilmu pertanian. Namun, pada saatnya nanti, Indonesia juga harus bisa mengeksport segala hasil pertanian yang dihasilkan petani dalam negeri.

"Pada saatnya nanti, tahun 2045, kita tidak hanya menyediakan pangan untuk bangsa sendiri, tapi harus mampu menjual, mengeksport produk pertanian kita ke luar negeri,"ujarnya.

Dedi menyebutkan, negara Taiwan, Jepang dan Korea Selatan sudah lebih maju dalam mengolah pertanian. Bahkan, Yogi salah seorang lulusan yang telah magang di Jepang berhasil menanam sayuran di dataran rendah, mengeksport sampai memasarkan komoditas pertaniannya sendiri.

"Maka dari itu, kami inginkan para pemuda yang berangkat ke Taiwan bisa menyerap ilmu, bagaimana mengelola pertanian dari hulu sampai hilir. Dengan harapan memakmurkan pertanian Indonesia,"terangnya.

Petani muda itu, diberangkatkan ke Taiwan pada 22 September mendatang setelah mereka mengikuti pelatihan pertanian sejak 18 Agustus hingga 1 September di BBPP Lembang.

Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa Barat, Sumatra Selatan, Lampung, Kalimantan Selatan, Sumatra Utara, Bali, NTT, dan Sulawesi Tenggara..

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00