• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Menanti Kinerja 'Mr. Cool' Alexander Marwata, Petahana Pimpinan KPK

13 September
14:09 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Wajahnya yang cool atau tenang, rupanya menyimpan sebuah ambisi besar untuk terus berjuang memberantas korupsi di Indonesia. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2014-2019, Alexander Marwata, terpilih kembali sebagai Pimpinan/Komisioner melalui voting Komisi III DPR RI, Jumat (13/9/2019) dini hari.

Alex mendapatkan 53 suara dari anggota dewan yang terhormat untuk duduk di posisi kedua dari 5 (lima) nama Calon Pimpinan (Capim) KPK yang lolos ke Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, terpaut 3 (tiga) poin dari Firli Bahuri yang mendapat 56 suara dan berhak duduk sebagai the next Ketua KPK pweiode selanjutnya menggantikan Agus Rahardjo.

Dengan terpilih kembali sebagai Pimpinan KPK, mister cool Alexander Marwata rupanya berhak menyandang status sebagai Pimpinan KPK petahana pertama yang terpilih di periode berikutnya.

Sepanjang sejarah berdirinya, belum ada Pimpinan KPK petahana yang kembali terpilih dalam proses pemilihan di DPR untuk periode berikutnya. Meski demikian, ada juga mantan Pimpinan KPK yang pernah diangkat Presiden sebagai Plt Pimpinan KPK di periode lain, seperti Taufiequrachman Ruki, mantan Ketua KPK 2003-2007, diangkat menjadi Plt Ketua KPK pada 2015.

Alexander Marwata, putra asli Klaten, Jawa Tengah, kelahiran 26 Februari 1067. Dia adalah mantan hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Sebelumnya, karir Alex juga cemerlang saat duduk sebagai anggota Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) periode 1987-2011.

Sebanyak apa harta kekayaan Alexander?

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK pada 27 Februari 2019, kekayaan mister cool ini mencapai Rp 3.968.145.287.

BACA JUGA: Alexander Marwata: Hanya Orang Goblok yang Kena OTT

Dari wajahnya yang tenang, seperti di awal tadi disebutkan, Alexander menyimpan ambisi memberantas korupsi. Keteguhan hati itu sempat terpancar saat fit and proper test di DPR kala ia menyebutkan bahwa 'orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK hanyalah orang goblok'.

Seperti diberitakan RRI sebelumnya, Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) petahana, Alexander Marwata menilai orang-orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tergolong orang yang bodoh sekali alias goblok.

Penilaian itu disampaikan saat dia menjalani proses uji kepatutan dan kelayakan capim KPK di Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Mulanya, saat menjawab pertanyaan salah satu anggota Komisi III DPR terkait lebih penting mana pencegahan dan penindakan, Alexander mengaku tidak begitu terkesan dengan kegiatan OTT di KPK, sekalipun dia ada di dalamnya.

"(Karena OTT) tidak membutuhkan teknik yang rumit. Kalau boleh saya katakan, hanya orang goblok saja yang kena OTT," tegasnya.

Perlu diketahui, selama ini, komisi antirasuah memang dikenal sering melakukan OTT terhadap pejabat dan orang-orang yang diduga melakukan tindak pidana korupsi dan suap. Bahkan dalam sebulan terakhir, KPK telah menjalankan enam kali OTT. Baik itu terhadap kepala daerah, hingga jaksa.

Meski tak tidak begitu terkesan dengan kegiatan tersebut, Alexander mengaku yakin kalau pimpinan KPK yang baru nanti akan melakukan OTT terhadap mereka yang diduga merugikan keuangan negara.

"Apakah OTT KPK yang kemarin itu yang terakhir, saya yakin tidak," demikian Alexander.

BACA JUGA: Alexander Marwata Lolos 20 Besar Capim KPK Periode 2019-2023

Pernyataan Alex yang cool tapi menghujam bagai pisau itu sempat menghentak para anggota dewan, namun itulah yang sebenarnya dirasakan Alex serta diyakini menjadi perspektif pribadinya semasa duduk sebagai Wakil Ketua KPK.

Soal bodoh dan tidaknya mereka yang kena OTT, itu baru pertama. Kedua, Alexander juga kembali membuat anggota dewan mengernyitkan dahi dengan menyebutkan tidak ada vonis pelanggaran etik terhadap Ketua KPK terpilih Firli Bahuri saat menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK. Dirinya memperkuat pernyataannya dengan mengatakan, sebagai salah satu Pimpinan KPK, ia sendiri tidak tahu menahu adanya konferensi pers pada Rabu, 11 September 2019 lalu yang dipimpin Wakil Ketua KPK Saut Situmorang terkait dugaan pelanggaran etik oleh Firli.

"Setelah kejadian konpers kemarin, saya kirim WA ke jubir KPK Febri, (bertanya) ini dari mana, kenapa konpers sementara pimpinan lain di kantor tidak diberitahu atau saya tidak tahu karena saya tidak buka grup WA pimpinan dan humas," kata Alexander dalam fit and proper test capim KPK di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9).

Pernyataan mister cool seolah menjadi bola panas, karena Ketua KPK Agus Rahardjo bersama Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif dan Saut Situmorang, langsung menggelar jumpa pers menanggapi pernyataan rekan mereka sendiri, Alexander Marwata. Konferensi pers berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/9/2019). 

Tiga Pimpinan KPK itu membantah sepenuhnya pernyataan Alexander yang mengaku tidak tahu akan pelaksanaan konferensi pers terkait pelanggaran etik berat mantan Deputi Penindakan KPK Irjen Firli Bahuri yang berlangsung di Gedung KPK, Rabu, 11 September 2019 lalu. Menurut AGus Rahardjo dan rekan-rekannya, rilis resmi Saut Situmorang terhadap kasus Firli adalah sudah atas persetujuan mayoritas pimpinan.

Terlepas dari 'bola panas' dan sejenisnya, Alexander Marwata kini kembali menjadi Wakil Ketua KPK untuk periode 2019-2023. 

BACA JUGA: Jadi Pusat Perhatian, Alexander Marwata tampak Humble dan Rileks

Dan jalan mulus mister cool ini sudah diduga RRI sebelumnya sejak lolos 20 besar seleksi Capim KPK yang diumumkan Panitia Seleksi (Pansel) pada Jumat, 23 Agustus 2019 lalu. 

Aroma petahana (Alexander Marwata) kembali duduk sebagai Pimpinan baru di lembaga antirasuah terus mencuat kala berlangsungnya Tes Kesehatan Fisik dan Kejiwaan terhadap 20 Capim KPK Periode 2019-2023 yang berlangsung di RSPAD Gatot Soebroto, Jalan Abdul Rahman Saleh Raya, Jakarta Pusat, Senin, 26 Agustus 2019 silam.

Seolah tanpa beban, ia mengikuti setiap proses dengan senyuman. Pastinya senyuman penuh arti, yang harus dibuktikan dalam masa kepemimpinan berikutnya nanti. Publik menantikan sepak terjang positif mister cool Alexander Marwata dalam pemberantasan sekaligus pencegahan korupsi di Indonesia. Dan apakah dirinya bisa menjaring 'orang-orang goblok' berikutnya dalam OTT? Mari ikuti kisah selanjutnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00