• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Harimau Diduga Mangsa Ternak Warga di Aceh Selatan

12 September
20:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Tapaktuan : Warga Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan Aceh, dikejutkan dengan penemuan kepala seekor sapi pada Kamis (12/9/2019). 

Warga menemumkan hanya kepala sapi sementara tubuhnya hilang. Diduga kepala sapi  yang ditemukan pada pukul 11.00 WIB itu, dimangsa oleh harimau liar. 

Camat Trumon Tahta Amirullah mengatakan, penemuan kepala sapi itu berada di kebun cabe masyarakat atas nama Hasbi penduduk Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Asel.  

"TKP penemuan kepala lembu tersebut berjarak lebih kurang 500 meter dari pemukiman penduduk Peukan Ladang Rimba," kata Camat. 

Tahta menyebutkan, pemilik ternak atas nama Sudirman (49), warga Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Diperkirakan usia ternak itu sekitar bulan. 

"Diduga kuat harimau itu dimangsa oleh harimau liar.  Menurut pihak aparat desa diduga harimau itu setelah memangsa ternak lalu menyeretnya ke tempat lain untuk dimakan," katanya. 

Penemuan kepala sapi ini sudah dilaporkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh. Menurut penuturan pemilik ternak sebelumnya pemilik ternak ini pernah melihat penampakan harimau di kawasan itu. 

"Skitar tiga hari sebelum sapi itu hilang, pak Sudirman ada liat langsung harimau dekat kebunnya. Pas liat dia langsung buru-buru pulang. Penemuan ini sudah heboh juga tapi makin heboh setelah kepala sapi ditemukan ini," terang Camat. 

"Semoga pihak BKSDA bisa segera menemukan solusi untuk membuat masyarakat kembali merasa aman dan nyaman dalam kebunnya," harapnya. 

Sementara itu, Kepala BKSDA Sapto Aji Prabowo tim BKSDA sudah berada di lokasi kejadian sejak kemarin. 

"Jadi penghalauan pawang akan dilakuan besok. Anggota saya dibantu WCS sudah turun ke TKP dari kemarin, hari ini saya tugaskan pawang untuk turun ke lokasi melalukan penghalauan. Kami juga akan pasang kamera trap untuk pemantauan serta penyisiran dari kemungkinan ada yang memasang jerat," jelas Sapto. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00